Buya Yahya Apresiasi Pelatihan Digitalisasi Media Telkom University

- Jumat, 11 Februari 2022 | 14:28 WIB
Buya Yahya Apresiasi Pelatihan Digitalisasi Media Telkom University
Buya Yahya Apresiasi Pelatihan Digitalisasi Media Telkom University

AYOBANDUNG.COM--Sinergitas berbagai platform media digital menjadi sebuah keharusan bagi pengembangan dakwah sebuah pesantren.

Konsep digitalisasi ini tidak hanya diterapkan pada media, namun para santri milenial pun harus dituntut mampu memproduksi konten digital guna menunjang visi dan misi pesantren di setiap perubahan zaman.

Mengingat pentingnya hal tersebut, Direktorat PPM Telkom University menggelar pogram pengabdian masyarakat “Pendampingan Konten Digitalisasi Media TV Al Bahjah Cirebon Tahun 2022” kepada ratusan santri Pesantren Al Bahjah di Hotel Santun Cirebon, Jawa Barat, Selasa (8/1/2022).

Pesantren besutan kyai kondang Buya Yahya ini telah memiliki berbagai platform media seperti Al Bahjah TV dan Al Bahjah Radio QU, selain tentunya media sosial dan situs online yang dikelola oleh para santri. Semua platform tersebut mengarah pada konvergensi media sebagai sarana dakwah yang terus berkembang.

“Kami hanya mempunyai keinginan kuat untuk membangun sinergi media pengembangan dakwah. Karena itu, kami berharap sekali melalui pendampingan konten digitalisasi media dari Telkom University ini bisa membantu kami dalam membuat konten-konten yang bermanfaat untuk umat,” ungkap Buya Yahya.

Sementara itu, salah satu pemateri, Dr. Tita Melia Milyane, S.Sos., M.M.Pd., mengatakan bahwa optimalisasi media digital menjadi keharusan bagi pengembangan media dakwah. Banyak kelebihan yang didapat melalui publikasi media online, salah satunya informasi tersebar dengan cepat dan mampu meningkatkan popularitas pendakwah maupun lembaga pesantren.

“Konten dakwah idealnya didistribusikan secara merata dalam waktu yang cepat ke setiap platform media Al Bahjah. Konten-konten yang diproduksi harus bisa membuat audiens tertarik untuk membaca atau mengonsumsi setiap pesan dari meia Al Bahjah,” ucap Tita.

Namun begitu, lanjutnya, harus diingat kecepatan media digital dalam menyebarkan informas ini wajib dibarengi dengan kehatia-hatian dalam setiap membuat konten.

“Jadi, tidak cukup cepat saja, tapi juga bagaimana konten yang dibuat itu memiliki akurasi data yang sempurna, sehingga tidak membingungkan bahkan menyesatkan audiens,” ujar Tita.

Selain Tita, kegiatan pengabdian ini pun menghadirkan pembicara lain yakni Clara Novita Anggraini, S.I.Kom, M.A. (Pendidikan Literasi Digital Dakwah Pesantren Al Bahjah); Oki Achmad Ismail, S. Sos., M.Si. (Optimalisasi Manajemen Produksi Konten Siaran Al-Bahjah TV); dan Pradipta Dirgantara, S.IP, M.IL., M.Sc. (Public Speaking and TV Presenting).

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Terkini

X