Digempur Teknologi, Diterjang Badai Pandemi, Angkot Bandung: Hidup Sulit Mati Tak Boleh!

- Kamis, 10 Februari 2022 | 14:46 WIB
Angkot Bandung bertahan di tengah pandemi. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Angkot Bandung bertahan di tengah pandemi. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Jika berbicara tentang moda transportasi publik di Kota Bandung, banyak ragam dan jenisnya yang bisa dijadikan opsi bagi masyarakat sesuai dengan kebutuhannya.

Dari angkutan jadul seperti becak hingga angkutan modern seperti ojek dan taksi online, turut meramaikan pilihan bagi masyarakat Bandung untuk bepergian sehari-hari.

Tak luput pula moda transportasi yang terkenal sering 'ngetem' di sembarang tempat serta laris digunakan masyarakat Bandung pada era 1990 hingga awal 2000, yaitu angkot.

Baca Juga: Trayek TMB St Hall-Gunung Batu Diluncurkan, Ini Rute Lengkap yang Dilalui

Angkot merupakan jenis angkutan umum yang memiliki rute tertentu. Kepraktisan Angkot yang bisa menaikkan dan menurunkan penumpang di mana saja, membuat moda transportasi ini menjadi salah satu yang digandrungi masyarakat Bandung.

Namun, semua itu berubah ketika era transportasi online berbasis aplikasi menyerang. Segala kemudahannya membuat Angkot tergeser dan dianggap 'usang' oleh sebagian masyarakat.

Fakta di lapangan, tak jarang kita menjumpai angkot yang berhenti di setiap gang demi menunggu penumpang. Juga, kondisi angkot yang lengang hanya diisi satu dua penumpang seolah sudah menjadi pemandangan biasa masyarakat Bandung hari ini.

Namun, di balik pemandangan kosongnya angkot, ada sosok kepala keluarga di belakang setir yang merintih demi mencari sesuap nasi, salah satunya Frans Situmeang. Pria berusia setengah abad itu tak jarang merenung kala angkot trayek 8 jurusan Cicaheum - Leuwipanjang yang ia bawa tak kunjung terisi penumpang.

Saat ditemui di depan taman Kiara Artha Park sambil menunggu penumpang yang tak kunjung datang, Frans menceritakan keluh kesahnya saat 'narik' angkot di era digitalisasi transportasi saat ini.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X