Sengketa Lahan Pasar Panorama Lembang KBB, Pengelola Pasar Gugat Ahli Waris

- Jumat, 28 Januari 2022 | 18:43 WIB
Pasar Panorama Lembang. Masalah sengketa lahan Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menemui babak baru, setelah Pemda KBB dinyatakan kalah. (Ayobandung.com/Taupik Saepuloh/magang)
Pasar Panorama Lembang. Masalah sengketa lahan Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menemui babak baru, setelah Pemda KBB dinyatakan kalah. (Ayobandung.com/Taupik Saepuloh/magang)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Masalah sengketa lahan Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menemui babak baru.

Setelah Pemda KBB dinyatakan kalah, kini PT Bangunbina Persada selaku pengelola pasar ikut melayangkan gugatan terhadap ahli waris Adiwarta. 

"Perlawanan hukum terus kami coba dalam mempertahankan aset Pemda KBB tersebut," kata Kepala Bagian Hukum Pemda KBB, Asep Sudiro, Jumat, 28 Januari 2022. 

Sebelumnya dilaporkan, sengketa lahan Pasar Panorama muncul saat Pemda KBB memenangkan di tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) dan ditetapkan sebagai pemilik lahan Pasar Panorama Lembang. 

Baca Juga: Pedagang di Cimahi Bingung Terapkan Harga Eceran Tertinggi, Stok Minyak Goreng Masih Banyak

Namun pihak penggugat, ahli waris Adiwarta yang diwakili Rudi Alamsyah mengajukan peninjauan kembali (PK).

Kemudian di dalam putusan PK ternyata memenangkan pihak penggugat (Rudi Alamsyah) sehingga Pemda KBB diharuskan membayar Rp116 miliar kepada ahli waris Adiwarta.

Sebab dalam putusan Nomor 446 PK/Pdt/2020, MA menyatakan tanah Persil 74, D.III, Kohir/C Nomor 46 seluas 2,337 hektare di Blok Pasar, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, KBB adalah milik ahli waris Adiwarta.

Baca Juga: Kasus Covid Bandung Barat Melonjak, PTM 100 Persen Jalan Terus

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X