Buntut Demonstrasi Rusuh di Polda Jabar, Puluhan Anggota GMBI Bandung Wajib Lapor

- Jumat, 28 Januari 2022 | 10:28 WIB
Setelah beberapa jam memenuhi jalanan di depan Polda Jabar, aksi demo ormas GMBI berujung ricuh di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Setelah beberapa jam memenuhi jalanan di depan Polda Jabar, aksi demo ormas GMBI berujung ricuh di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Puluhan anggota GMBI Kabupaten Bandung diwajibkan lapor usai terjadi aksi demonstrasi rusuh di Mapolda Jabar, Kamis, 27 Januari 2022.
 
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, dalam aksi di Mapolda Jabar ada puluhan perwakilan anggota GMBI yang berasal dari Kabupaten Bandung.
 
"Dari kegiatan kemarin ada 41 orang anggota GMBI asal Kabupaten Bandung yang diamankan," ujar Kusworo, Jumat, 28 Januari 2022.
 
 
Dari 41 anggota GMBI tersebut, 5 orang berasal dari distrik Bandung dan 36 orang dari distrik Majalaya.
 
"Karena tidak melakukan tindakan pidana dan anarkis, dilakukan intergrasi di Polresta Bandung," ujarnya.
 
Sementara massa aksi yang melakukan tindakan anarkis seperti melakukan perusakan, menjalani pemeriksaan di Polda Jabar.
 
Sebanyak 41 orang anggota GMBI asal Kabupaten Bandung tersebut melakukan pemeriksaan selama satu malam di Polresta Bandung.
 
"Kami foto, data, dan interigrasi. Mereka diserahkan kepada pengurusnya untuk dipulangkan ke tempat asal masing-masing. Tapi diberikan wajib lapor selama 1 pekan," terangnya.
 
 
Kusworo mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban saat melakukan aksi unjuk rasa.
 
"Menyampaikan pendapat dalam unjuk rasa memang dilindungi undang-undang, tapi kalau sudah mengarah kepada tindakan anarkis, mengucapkan ujaran kebencian, bisa ditindak," tutupnya.

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 SD Negeri di Margahayu Dituntut Rp4,8 Miliar

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:11 WIB
X