Ini Kata PDIP Soal Desakan Pecat Arteria Dahlan

- Kamis, 27 Januari 2022 | 18:44 WIB
Sekjen PDIP Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menanggapi desakan pecat Arteria Dahlan. (Suara.com/Welly Hidayat)
Sekjen PDIP Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menanggapi desakan pecat Arteria Dahlan. (Suara.com/Welly Hidayat)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Banyak pihak menggaungkan desakan agar PDI Perjuangan (PDIP) memecat anggota Komisi III Fraksi PDIP Arteria Dahlan. Hal ini terkait dengan pernyataan kontroversial Arteria Dahlan yang menyinggung bahasa Sunda.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi adanya desakan pemecatan terhadap Arteria Dahlan. Hasto mengatakan, Arteria sudah menyampaikan permohonan maaf ke publik terkait pernyataan tersebut.

"Ya saudara Arteria sudah menyatakan permohonan maaf sangat menyesal. Beliau belajar banyak dari persoalan ini," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, dilaporkan Republika, Kamis, 27 Januari 2022.

Baca Juga: Adat Kabuyutan Lembang Ikut Demo Arteria Dahlan ke Jakarta

"Kami juga melihat, bagaimana aspirasi yang diberikan oleh masyarakat khususnya masyarakat Jawa Barat. Dan kemudian partai meskipun apa yang dilakukan saudara Arteria itu adalah individu sebagai anggota, tapi partai juga melakukan autokritik melakukan langkah-langkah perbaikan," tambahnya.

Hasto mengaku PDIP telah memberikan sanksi peringatan berat kepada Arteria. Peristiwa tersebut jadi pelajaran tidak hanya Arteria, tapi juga bagi seluruh kader PDIP.

Selain itu, Hasto menanggapi langkah sejumlah pihak yang melaporkan Arteria ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. PDIP menghormati proses yang berjalan di MKD.

"MKD punya mekanisme, punya tahapan, punya kewengan yang telah diberikan sesuai dengan tata tertib DPR," ungkapnya.

MKD sebelumnya resmi menerima laporan dugaan pelanggaran kode etik terhadap Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Laporan tersebut dilayangkan sekelompok masyarakat Sunda yang tergabung dalam Masyarakat Penutur Bahasa Sunda.

Perwakilan diterima langsung oleh Anggota MKD, KH Maman Imanulhaq dari Fraksi PKB dan juga KH Asep Ahmad Maoshul Affandy dari PPP. Dalam laporannya, mereka meminta, MKD untuk memeriksa dan mengadili Arteria Dahlan.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X