Majelis Adat Sunda Tak Terima Edy Mulyadi Gunakan Ikat Sunda Saat Hina Kalimantan

- Rabu, 26 Januari 2022 | 19:57 WIB
Edy Mulyadi menyebut Kalimantan tempat jin buang anak akan dilaporkan Majelis Adat Sunda. (Twitter/@007koteka)
Edy Mulyadi menyebut Kalimantan tempat jin buang anak akan dilaporkan Majelis Adat Sunda. (Twitter/@007koteka)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Majelis Adat Sunda siap melaporkan Edy Mulyadi yang menyebut Kalimantan sebagai tempat jin buang anak, ke Polda Jabar. Pernyataan kontroversial itu dinilai tidak mencerminkan Pancasila.

"Kami bangsa Sunda, saya sebagai Ketua Majelis Adat Sunda turut prihatin terhadap perlakuan dari saudara Edy Mulyadi yang dirasakan saudara kami di Kalimantan warga Dayak bangsa Dayak sama itu juga tidak melaksanakan mengimplementasikan sila kedua," ujar Pupuhu Agung Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda, Ari Mulia Subagja Husein saat dihubungi Republika, Rabu, 26 Januari 2022.

Ari mengaku merasa sakit hati dengan pernyataan Edy Mulyadi dan mendukung langkah warga Kalimantan yang menuntutnya secara hukum. Majelis Adat Sunda pun berencana melaporkan yang bersangkutan ke Polda Jabar.

Baca Juga: Tagar Tangkap Edy Mulyadi Trending Topik Twitter Usai Hina Kalimantan Tempat Jin Buang Anak

"Saya akan juga, sebagai Ketua Majelis Adat, kemungkinan akan melapor juga Edy Mulyadi dengan pengenaan atribut simbol budaya Sunda yang dipergunakan oleh yang bersangkutan untuk menghinakan sesama manusia," katanya.

Ari menuturkan, ikat Sunda memiliki simbol serta makna dan tidak hanya sekadar untuk penutup kepala dari panas. Dia mengaku merasa heran dengan sosok Edy yang sebelumnya antibudaya, namun saat ini memakai ikat Sunda.

Baca Juga: Edy Mulyadi Sebut Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Apa Artinya?

"Simbol ikat itu bukan hanya asesori penutup kepala supaya nggak kepanasan, ada filosofis nilai yang harus dipahami. Saya tahu Edy sebelumnya sangat anti-budaya, tiba-tiba sekarang pakai ikat Sunda dan menghinakan orang," katanya.

Sebelumnya, pernyataan Edy Mulyadi dikecam warganet terkait Kalimantan yang disebut tempat jin buang anak. Sejumlah pihak mengecam hal tersebut bahkan melaporkannya ke kepolisian.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X