Kasus Arteria Dahlan Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

- Rabu, 26 Januari 2022 | 15:48 WIB
Kasus Arteria Dahlan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Aksi debus mewarnai unjuk rasa Arteria Dahlan oleh Paguyuban Seniman Jawa Barat dan elemen Kesundaan lainnya di depan Gedung Sate. (Ayobandung.com/Aldi Gelar S.)
Kasus Arteria Dahlan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Aksi debus mewarnai unjuk rasa Arteria Dahlan oleh Paguyuban Seniman Jawa Barat dan elemen Kesundaan lainnya di depan Gedung Sate. (Ayobandung.com/Aldi Gelar S.)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Laporan Majelis Adat Sunda terhadap Anggota DPR RI Komisi III Arteria Dahlan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Pelimpahan kasus tersebut dari Polda Jabar dilakukan pada Selasa, 25 Januari 2022.

"Laporan pengaduan tersebut (Majelis Adat Sunda) sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya pada tanggal 25 Januari 2022," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Ibrahim Tompo saat dihubungi Republika, Rabu, 26 Januari 2022.

Dia mengatakan, pelimpahan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya disebabkan peristiwa kejadian terjadi di wilayah Jakarta. "Karena pertimbangan kejadiannya di wilayah Jakarta," ungkapnya.

Baca Juga: Kebal Gergaji Mesin, Golok dan Dibakar, Aksi Debus Warnai Unjuk Rasa Arteria Dahlan

Sebelumnya, Majelis Adat Sunda bersama perwakilan adat Minang dan beberapa komunitas, organisasi Kesundaan melaporkan Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, ke Polda Jabar, Kamis, 20 Januari 2022.

Pelaporan itu berupa pernyataan Arteria Dahlan yang viral di media YouTube dan media sosial, yang menyinggung penggunaan Bahasa Sunda dalam suatu rapat kerja.
 
"Yang pada intinya adalah pelanggaran terhadap konstitusi, UUD 1945 Pasal 32 ayat 2, yang harus memelihara bahasa daerah. Bukannya melarang, tapi harus dijaga," kata Pupuhu Agung Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda, Ari Mulia Subagja Husein di Polda Jabar.
 
Kata Ari, permintaan Arteria Dahlan soal pencopotan Kajati menggunakan Bahasa Sunda dalam rapat, menyakitkan bagi pihaknya, khususnya orang Sunda.
 
 
Tak hanya itu, menurut Ari, yang tersinggung oleh pernyataan Arteria Dahlan bukan hanya masyarakat Sunda saja, melainkan suku bangsa lain juga merasa terluka.
 
"Hari ini, mungkin nasib jeleknya mungkin bagi orang Sunda. Tidak menutup kemungkinan, nanti di kemudian hari nanti akan diperlakukan dengan hal yang sama. Jadi ini sudah menjadi penistaan terhadap suku bangsa yang di Indonesia," ujar Ari, terkait kasus Arteria Dahlan.

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! Kota Bandung Deklarasi Jadi Kota Angklung

Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:30 WIB
X