Kasus Covid Bandung Barat Naik, Dinkes Kirim Sampel Uji WGS ke Labkes Jabar

- Selasa, 25 Januari 2022 | 14:10 WIB
Kasus covid Bandung Barat naik, waspada Omicron. (Pixabay/Alexandra_Koch)
Kasus covid Bandung Barat naik, waspada Omicron. (Pixabay/Alexandra_Koch)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai varian Omicron usai terjadi lonjakan kasus covid Bandung Barat beberapa pekan terakhir.

Diketahui kasus covid Bandung Barat sempat nihil pada akhir Desember 2021. Namun tren kasus Covid-19 kembali naik pada pertengahan Januari 2022. 

Data Dinas Kesehatan mencatat ada penambahan kasus positif aktif covid Bandung Barat sebanyak 23 orang. Kasus aktif ini tersebar 7 orang di Kecamatan Parongpong, 6 orang di Ngamprah, 5 orang Padalarang, dan 1 orang di Kecamatan Sindangkerta, Cisarua, dan Cipatat.

Baca Juga: 5 Gejala Utama Omicron, Batuk Kering Hingga Sakit Telinga

Kepala Dinkes KBB, Eisenhower Sitanggang mengatakan untuk mendeteksi serta mencegah varian Omicron dari lonjakan tersebut pihaknya telah mengirimkan sampel uji Whole Genome Sequencing (WGS)ke Labkes Jabar.

"Kita sudah kirim sampelnya ke Labkes Jabar. Ini langkah deteksi dan pencegahan varian baru. Bukan hanya Omicron tapi juga delta dan varian lainnya," kata Eisenhower saat ditemui di Padalarang, KBB, Selasa 25 Januari 2022.

Eisenhower menjelaskan 23 kasus aktif tersebut rata-rata masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) hingga gejala ringan. Tidak ada penyakit bawaan atau komorbid yang mengharuskan para pasien dirawat intensif.

"Seluruh pasien kondisinya baik. Tinggal kita tunggu saja apa hasil uji lab-nya," tambahnya. 

Petugas kesehatan di 6 Puskesmas tempat 23 kasus itu muncul telah melakukan 3T (Tracing, Testing, Treatment). Hasil penelusuran 20 warga tersebut tak memiliki rekam perjalanan luar daerah. Artinya, kasus ini muncul dari transmisi lokal.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X