Vaksinasi Anak Jalanan Bandung Terkendala Nomor Induk dan Domisili Kependudukan

- Senin, 24 Januari 2022 | 15:33 WIB
Vaksinasi anak jalanan Bandung terkendala. Ilustrasi. Warga antusias ikut vaksinasi Covid-19 dosis ketiga. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Vaksinasi anak jalanan Bandung terkendala. Ilustrasi. Warga antusias ikut vaksinasi Covid-19 dosis ketiga. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung beberkan kesulitan pemberian vaksinasi anak jalan Bandung. Hal yang menjadi kendala utama adalah nomor induk KTP dan Domisili yang bukan berasal dari Kota Bandung.

Kepala Dinsos Kota Bandung Tono Rusdiantono mengatakan, vaksinasi anak jalan Bandung sulit dilakukan karena banyak diantara mereka yang tidak memiliki KTP.

"Nah itu kesulitannya itu di KTP ya, karena memang dari Dinkes itu aturannya orang yang akan divaksin itu harus ada NIK (Nomor Induk Kependudukan) nya. Jadi hanya ada beberapa saja mungkin jumlah pastinya (yang telah divaksin) harus tanya dulu ke Dinkes," ujar Tono saat dihubungi, Senin, 24 Januari 2022.

Baca Juga: Cara Download Sertifikat Vaksin Tanpa Aplikasi dalam 1 Menit

Bahkan, menurutnya Dinsos telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk melakukan vaksinasi kepada anjal. Selain vaksinasi, pihaknya juga sambil melakukan penjangkauan anjal dan PMKS.

"Sebetulnya kita lakukan setiap hari ya penjangkauan (Anjal dan PMKS). Bahkan, sekarang terlihat ya agak sedikit lengang karena kita melakukan tiap hari itu penjangkauan," ujar Tono.

"Terus terang anjal ini sudah dilakukan oleh kita bersama Dinkes bersama Puskesmas setempat, seperti kemarin kita sudah datang ke lokasi, kalau Anjal itu langsung di lokasi datang langsung di jos (dilakuan penyuntikan)," lanjutnya.

Hingga saat ini, Tono mengklaim pemberian vaksin Covid-19 kepada anak jalan sudah menyentuh angka 57 orang. Hal ini menurutnya sesuai dengan data di Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), Dinsos Kota Bandung.

"Sebenernya udah banyak ya yang terdata di Puskesos (yang diberikan vaksin Covid-19) itu sekitar 40 sampai 57 orang, tetapi ada yang kita dapet, itu gak punya KTP jadi gak bisa divaksin," katanya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! Kota Bandung Deklarasi Jadi Kota Angklung

Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:30 WIB
X