6 Kasus Omicron Kota Bandung Tersebar di Tiga Kecamatan Ini

- Jumat, 21 Januari 2022 | 15:05 WIB
[Ilustrasi vaksinasi Covid-19] Setelah 6 orang terkonfirmasi terpapar varian Omicron Kota Bandung, Asep Gufron membeberkan lokasi asal 6 pasien tersebut.  (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
[Ilustrasi vaksinasi Covid-19] Setelah 6 orang terkonfirmasi terpapar varian Omicron Kota Bandung, Asep Gufron membeberkan lokasi asal 6 pasien tersebut. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
 
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Setelah 6 orang terkonfirmasi terpapar varian Omicron Kota Bandung, Ketua Harian Satuan Tugas Covid-19 Kota Bandung Asep Gufron membeberkan lokasi asal 6 pasien tersebut. 
 
Menurutnya, 6 pasien Omicron Kota Bandung tersebut berasal dari 4 kecamatan berbeda.
 
Di antaranya, Kecamatan Regol, Kecamatan Buah Batu, Kecamatan Rancasari, dan Kecamatan Sukajadi. 
 
"Satu di Kecamatan Regol, satu di Kecamatan Buah Batu, satu di Kecamatan Sukajadi, dan tiga lainnya di Kecamatan Rancasari. Semua sudah ditangani sekarang sedang dilakukan tracing oleh Dinas Kesehatan," ujar Asep saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jumat, 21 Januari 2022.
 
 
Menurutnya, 1 dari 6 pasien tersebut sudah memiliki hasil tes PCR negatif saat dilakukan tes ulang.
 
Sedangkan untuk 5 lainnya masih dalam penanganan sesuai prosedur yang berlaku bagi pasien Covid-19.  
 
 
"Jadi intinya kita konsen terus fokus bagaimana menyikapi terhadap bagaimana terjadinya kepada yang 6 orang itu. Sekarang sedang dilakukan tracing, testing, dan treatment," lanjutnya.
 
Selain itu, menurut Asep, tracing dilakukan untuk mengetahui dari mana asal virus yang menyebabkan ke-6 orang tersebut terpapar. Karena, lanjut dia, penyebaran tersebut dipastikan berasal dari transmisi lokal. 
 
Setelah 6 orang terkonfirmasi terpapar varian Omicron Kota Bandung, Asep Gufron membeberkan lokasi asal 6 pasien tersebut. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
 
Maka dari itu, kata Asep, sebagai bentuk tindak lanjut penanganan kasus Omicron Kota Bandung, pihaknya sudah mengikuti rapat bersama Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan terkait penerapan Work From Home (WFH). 
 
"Kalau WFH itu kan sudah menjadi prioritas. Intinya kabupaten/kota di Jawa dan Bali  bisa diterapkan WFH. Tadi saya udah lapor kepada Plt Wali Kota, sekarang lagi dirumuskan dulu apakah berapa persennya yang jelas pemkot Bandung akan menerapkan WFH," jelasnya. 
 
 
Meski begitu, Asep tetap mengimbau masyarakat Kota Bandung untuk tidak panik dengan adanya Omicron di Kota Bandung.
 
Ia berpesan, masyarakat tetap tenang dan tetap menerapkan prokes sebagai salah satu faktor utama pencegah terpapar Omicron. 
 
 
"Karena memang kita sudah terbangun herd immunity dan Bandung sampai hari ini sudah 101,9 total vaksin dosis satu dan untuk dosis 2 nya 91,65 persen. Nah, yang lansianya kan 80,5 persen, jadi kita insyaallah ya tidak terjadi lonjakan di Kota Bandung dan vaksin itu sangat menolong untuk Omicron ini," pungkasnya tentang kasus Omicron Kota Bandung. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

200 Anak Spesial di Bandung Dapat Kado Lebaran

Jumat, 13 Mei 2022 | 16:45 WIB
X