Jadwal SIM Keliling Cimahi dan Bandung Barat 21 Januari 2022

- Jumat, 21 Januari 2022 | 06:00 WIB
Jadwal SIM keliling Cimahi dan Bandung Barat hari ini. Ilustrasi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Jadwal SIM keliling Cimahi dan Bandung Barat hari ini. Ilustrasi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Jadwal SIM keliling Cimahi dan Bandung Barat pada Jumat, 21 Januari 2022, digelar di Gate Tol Padalarang Timur, Kabupaten Bandung Barat.

Mengutip dari akun Instagram @satlantascimahi, berikut syarat perpanjangan SIM di Polres Cimahi.

  1. SIM yang masih berlaku tidak melebihi masa berlakunya
  2. KTP asli atau SUKET (Surat keterangan pengganti KTP) yang masih berlaku berikut Fotocopy KTP/SUKET.
  3. Pelayanan SIM KELILING hanya melayani Perpanjangan SIM A dan C.
  4. Proses perpanjangan SIM dapat dilakukan 14 hari sebelum masa berlakunya habis
  5. Apabila SIM yang telah melebihi masa berlakunya, bisa di proses di SATPAS / POLRES masing masing sesuai domisili KTP dengan cara mengajukan permohonan pembuatan SIM baru.
  6. Jam Operasional pelayanan dimulai pukul 08.00 s/d proses penerbitan sim selesai
  7. Pendaftaran perpanjangan SIM Senin s/d Kamis dimulai pukul 08.00 s/d 11.00 WIB. Jumat dan Sabtu pukul 08.00 s/d 10.00 WIB
  8. Surat keterangan sehat dari dokter yang ditunjuk oleh kepolisian semua keterangan tersebut harus dilampirkan

Baca Juga: Usia Waduk Saguling di Ujung Tanduk Ini Penyebabnya

Pemohon Perpanjangan SIM diwajibkan mengikuti Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan Masker dan Cuci Tangan dan Tetap Jaga Jarak

Jadwal SIM keliling Cimahi dan Bandung Barat sewaktu-waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Mengenal jenis SIM C

SIM C atau SIM motor kini dibagi menjadi 3 golongan. Pengendara diharuskan memiliki SIM sesuai dengan kapasitas mesin motor yang dikendarai.

Dilansir dari indonesiabaik.id, penggolongan SIM sepeda motor menjadi 3 jenis tertuang dalam Peraturan Kepolisan (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

SIM akan dilengkapi dokumen yang menunjukkan kompetensi seseorang mengendarai motor berkubikasi mesin besar. Tentu risiko-risiko yang mengancam keselamatan dalam berkendara dapat diminimalisasi.

Baca Juga: Angka Pernikahan Anak di KBB Tinggi, Rekomendasi KPAI Bakal Jadi Pertimbangan Pengadilan Agama 

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X