Terdakwa HW Akui Menyesal Telah Rudapaksa Santriwati hingga 13 Orang

- Kamis, 20 Januari 2022 | 14:01 WIB
Terdakwa HW menyesal. Ia dituntut hukuman mati dalam sidang tuntutan di PN Bandung, Selasa, 11 Januari 2022. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Terdakwa HW menyesal. Ia dituntut hukuman mati dalam sidang tuntutan di PN Bandung, Selasa, 11 Januari 2022. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- terdakwa HW, guru rudapaksa santriwati, memberikan pembelaan atas perbuatannya pada sidang pledoi hari ini, Kamis, 20 Januari 2022, di Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukim (Kasipenkum) Kejati Jabar Dodi Gazali Emil mengatakan, terdakwa HW mengaku menyesal atas perbuatannya memperkosa 13 santriwati di pondok pesantren miliknya.

"Yang bersangkutan (terdakwa HW) menyesal, kemudian meminta maaf kepada seluruh korban dan keluarganya, serta pihak lainnya," kata Dodi usai persidangan.

Baca Juga: Kuasa Hukum Terdakwa HW Tutup Mulut Soal Nota Pembelaan Sidang Hari Ini

Selain menyesal, terdakwa HW juga meminta kepada majelis hakim supaya dirinya diberi keringanan hukuman yang didapatnya.

Adapun hukuman yang dituntut kepada terdakwa HW antara lain, hukuman mati, kebiri kimia, penyebaran identitas, denda sebesar Rp 500 juta, restitusi untui para korban Rp 331 juta, pembekuan yayasan dan pesantren milik terdakwa HW, serta menyita seluruh aset milik HW.

"Kemudian (terdakwa HW) meminta untuk dikurangi hukumannya," ujar Dodi.

Selama pembelaan pada sidang pledoi ini, Dodi melihat penyesalan dan permohonan maaf terdakwa HW tidak sembari mengurai air mata.

"Masih tenang," ungkap Dodi.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X