Kolaborasi Kunci Pelestarian Bangunan Cagar Budaya di Kota Bandung

- Rabu, 19 Januari 2022 | 19:58 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kenny Kaniasari. Kolaborasi menjadi kunci pelestarian bangunan cagar budaya di Kota Bandung. Apalagi, bagunan cagar budaya menjadi salah satu aset penting yang memerlukan kolaborasi dari mulai perawatan serta pelestarian bersama, baik itu oleh masyarakat maupun sektor pemerintahan. (Ayobandung.com)
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kenny Kaniasari. Kolaborasi menjadi kunci pelestarian bangunan cagar budaya di Kota Bandung. Apalagi, bagunan cagar budaya menjadi salah satu aset penting yang memerlukan kolaborasi dari mulai perawatan serta pelestarian bersama, baik itu oleh masyarakat maupun sektor pemerintahan. (Ayobandung.com)


LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kolaborasi menjadi kunci pelestarian bangunan cagar budaya di Kota Bandung. Apalagi, bagunan cagar budaya menjadi salah satu aset penting yang memerlukan kolaborasi dari mulai perawatan serta pelestarian bersama, baik itu oleh masyarakat maupun sektor pemerintahan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kenny Kaniasari mengatakan, perawatan, pemeliharaan, serta pelestarian bangunan cagar budaya perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak.

"Kita (Disbudpar) berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti komunitas, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), perguruan tinggi, hingga media untuk melestarikan cagar budaya yang ada di Kota Bandung," ujarnya ketika mengunjungi kantor Ayo Media Network untuk melakukan Talkshow Cagar Budaya pada Rabu, 19 Januari 2022.

Baca Juga: Kecelakan di Bandung, Mercedes dan Angkot Adu Banteng di Pasir Kaliki

Dewi Kenny Kaniasari juga menyampaikan saat ini sudah ada Tim Ahli Cagar Budaya Kota Bandung yang terdiri dari 12 orang tersertifikasi sebagai Ahli Cagar Budaya. Dengan kehadiran tim ini berbagai masalah pelestarian bangunan cagar budaya di Kota Bandung diharapkan bisa mulai terkuak satu demi satu.

Jumlah bangunan cagar budaya merujuk pada Perda No. 7 Tahun 2018 Tentang pengelolaan cagar budaya Kota Bandung terdapat 254 bangunan Golongan A, 455 bangunan Golongan B, dan 1.061 bangunan Golongan C.

Menurut Dewi Kenny Kaniasari, Pelestarian dan perawatan bangunan cagar budaya juga harus dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi pemilik dan pengelola bangunan. Kendati begitu, saat ini pemahaman akan pelestarian ini kurang dipahami oleh masyarakat.

Baca Juga: Kemendikbud Ungkap Jadwal Pemberkasan PPPK Tahap 2

"Pemilik dan pengelola bangunan cagar budaya memiliki kewajiban untuk merawat dan melestarikan, namun ternyata sosialisasi tersebut masih belum sampai ke masyarakat," ungkap Dewi Kenny Kaniasari.

Disbudpar telah menyiapkan intensif bagi pemilik dan pengelola bangunan cagar budaya sebagai motivasi untuk dalam membangun kolaborasi untuk melestarikan aset budaya tersebut.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! Kota Bandung Deklarasi Jadi Kota Angklung

Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:30 WIB
X