Berkaca dari Kasus Korupsi AS, Kepala Desa Kabupaten Bandung Harus Amanah

- Selasa, 18 Januari 2022 | 16:09 WIB
[Ilustrasi uang hasil korupsi] TAS, mantan Kepala Desa Cihawuk, Kabupaten Bandung, diamankan pihak Kepolisian karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. (Pixabay)
[Ilustrasi uang hasil korupsi] TAS, mantan Kepala Desa Cihawuk, Kabupaten Bandung, diamankan pihak Kepolisian karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. (Pixabay)



SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- AS, mantan Kepala Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, diamankan pihak Kepolisian karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dan penggelapan pajak senilai Rp800 juta.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan para kepala desa yang saat ini menjabat harus berkaca pada kasus tersebut dengan cara menjalankan amanah sebaik mungkin.

"Jangan main-main. Kepala Desa harus bekerja sungguh-sungguh," ujar Dadang, Selasa, 18 Januari 2022.

Saat ini desa diberi amanah berupa dana desa. Anggaran dari pemerintah tersebut harus digunakan untuk pembangunan di desa sesuai peruntukannya. Penggunaan anggaran juga harus dilakukan dengan transparan.

Baca Juga: Bupati Bandung Minta Petani Belajar dari Longsor Pangalengan

"Saya tidak mau mendengar, belum lama dilantik menjadi kades sudah diberhentikan karena tersangkut masalah hukum gara-gara dana desa," ujarnya.

Dalam penggunaan dana tersebut pihak aparat desa tidak bisa sesuka hati melainkan harus berpedoman pada aturan yang telah ditetapkan.

Pengambilan keputusan terkait penggunaan dana desa, harus terlebih dulu dimusyawarahkan dengan tokoh masyarakat serta aparat desa setempat.

Baca Juga: Persiapan Momen Politik 2024, PKS Sambangi Gerindra

"Jika pengambilan setiap keputusan dilakukan melalui proses musyawarah mufakat, maka saya yakin akan meminimalisir timbulnya persoalan di desa, termasuk dalam hal penggunaan dana desa yang isunya sangat sensitif di kalangan masyarakat," katanya.

"Jangan sampai ada lagi kades yang tersandung korupsi, kasus mantan Kades Cihawuk itu semoga menjadi pelajaran berharga. Mari kita saling berkolaborasi untuk mengawal pembangunan dari desa lebih maksimal," imbuhnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 SD Negeri di Margahayu Dituntut Rp4,8 Miliar

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:11 WIB
X