Akan Ada Kawasan Terkait Terorisme di Kabupaten Bandung

- Kamis, 13 Januari 2022 | 18:53 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menginginkan adanya sebuah kawasan terkait terorisme di Kabupaten Bandung. (Pixabay/kalhh)
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menginginkan adanya sebuah kawasan terkait terorisme di Kabupaten Bandung. (Pixabay/kalhh)



SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menginginkan adanya sebuah kawasan terkait terorisme di Kabupaten Bandung.

Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Nisan Setiadi mengatakan, pihaknya menginginkan adanya sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten Bandung terkait pembangunan sebuah Kawasan Terpadu Nusantara (KTN).

KTN tersebut menjadi sebuah kawasan yang melibatkan orang-orang berhubungan dengan terorisme.

Salah satu fungsi dari kawasan tersebut adalah memberdayakan mantan narapidana teroris juga penyintas atau korban teroris.

Baca Juga: 3 Pedagang di Soreang Bagi-bagi Makanan Gratis Setiap Hari

"Mereka bisa diberi lahan, kerja sama dengan Pemda maupun kementerian dan lembaga lain," ujar Nisan selepas dialog wawasan kebangsaan di Pemkab Bandung, Kamis 13 Januari 2022.

Program KTN tersebut kata Nisan merupakan kerja sama antara BNPT dengan 48 lembaga termasuk pemerintah daerah.

Khusus untuk Kabupaten Bandung, diharapkan ada sebuah kawasan untuk lahan pertanian, peternakan dan perikanan yang bisa menjadi tempat berusaha orang-orang berkaitan dengan terorisme baik itu mantan narapidana maupun penyintas teroris.

"Termasuk juga unsur-unsur lain, jadi tidak hanya mantan narapidana, tapi ada juga tokoh agama dan unsur lainnya," katanya.

Baca Juga: OPM Sebabkan Penjualan Turun 40 Persen, Ini Kata Pedagang Minyak Goreng

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, pihaknya mendukung adanya KTN di wilayah Kabupaten Bandung.

"Saya pikir itu bagus. Insyaallah akan berkolaborasi dengan instansi terkait. Jika ada lokasi yang bisa digunakan akan saya sampaikan kepada BNPT," tutupnya.

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 SD Negeri di Margahayu Dituntut Rp4,8 Miliar

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:11 WIB
X