450 Prajurit Akan Bertugas di Papua, Panglima TNI Minta Hal Ini

- Selasa, 11 Januari 2022 | 21:32 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meninjau proses latihan terakhir 450 prajurit dari Yonif 301 yang akan bertugas di Papua.  (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meninjau proses latihan terakhir 450 prajurit dari Yonif 301 yang akan bertugas di Papua. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
 
RANCABALI, AYOBANDUNG.COM -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meninjau proses latihan terakhir 450 prajurit dari Yonif 301 yang akan bertugas di Papua.
 
Latihan tersebut dilakukan di Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
 
Panglima mengatakan, sebanyak 450 anggota Batalyon 301 tersebut dijadwalkan akan berangkat ke Papua pada awal februari nanti.
 
"Saya menyempatkan diri untuk memastikan mereka memahami tugas yang baru sesuai dengan kebijakan yang saya lakukan, saya mulai sejak Desember kemarin," ujar Panglima, Selasa 11 Januari 2022.
 
Anggota Batalyon 301 tersebut akan ditempatkan di Lanijaya dan Jayawijaya Papua.
 
 
Secara umum kata Panglima TNI, para prajurit tersebut sudah memahami tugas yang akan dijalankan, namun perlu kehadiran para pimpinan mereka baik ditingkat kodam dilembaga pendidikan, untuk menambah pemahaman secara persis apa yang harus  dilakukan di tempat tugas.
 
"Jadi secara sederhananya adalah mereka ke sana melakukan tuga tugas pokok Kodim dan Koramil, sedemikian rupa sehingga mereka harus bisa menyatu dengan masyarakat yang ada di tempat mereka bertugas  masing-masing, sama seperti mereka bertugas saat di Koramil dan Kodim di tempat lain sebelum mereka datang ke batalyon 301," paparnya.
 
Pada dasarnya, lanjut Panglima, tugas yang diberikan tidak jauh berbeda dengan di daerah pada umumnya di seluruh Indonesia, laiknya bertugas di satuan teritorial.
 
Bahkan bukan menjadi hal istimewa untuk bertugas di Papua. Mengingat 450 prajurit tersebut akan bekerja sebagai Babinsa dan anggota Kodim. 
 
Selama bertugas, Panglima meminta kepada para prajurit untuk bekerja secara humanis seperti di daerah lain pada umumnya.
 
 
"Tugas-tugas kita seperti di tempat lain, koramil, dan kodim, ini kan lebih dekat seperti di perjalanan kita ke sini Babinsa juga saya lihat di jalan mereka berinteraksi dengan masyarakat yang ada di Pasar tadi, termasuk mereka memantau situasi, dan siap membantu apabila dibutuhkan. Ya seperti itulah," terangnya.
 
"Jadi sebetulnya lebih ke bagaimana kita memeberikan pelayanan, yang lebih ke masyarakat yang tinggal di daerah sini. Dan dalam konteks penugasan nanti, masyakat yang berada di tempat tugas," imbuhya.
 
Bahkan, lanjut Panglima, para prajurit Batalyon 301 yang akan ditugaskan di Papua tersebut akan dianggap berhasil apabila kembali dari penugasan dengan memberi kesan baik bagi masyarakat Papua.
 
 
"Indikator keberhasilan yang saya intruksikan hanya satu, saya ingin mereka kembali dari penugasan nanti dengan membawa perteman yang sebanyak mungkin, jadi semakin mereka mengenal masyarakat ditempat mereka tugas semakin mereka berhasil," ujarnya.
 
Batalyon 301 ini direncanakan tugas 1 tahun. Sebanyak 450 orang tersebut akan dibagi menjadi 7 pos yang berbeda. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perbedaan SPBU, Pertashop, dan Pertamini

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:59 WIB
X