Harga Minyak Goreng Bandung Masih Tinggi, Apa Penyebabnya?

- Selasa, 11 Januari 2022 | 15:36 WIB
Harga minyak goreng Bandung tinggi. Pemerintah batal larang penjualan minyak goreng curah. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Harga minyak goreng Bandung tinggi. Pemerintah batal larang penjualan minyak goreng curah. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- harga minyak goreng Bandung untuk jenis curah dan kemasan terus naik dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Di Pasar Kordon Buahbatu, harga minyak goreng curah sudah mencapai Rp19.500 per liter atau naik Rp450 dari harga sebelumnya Rp19.050 pada November 2021.

Sementara minyak goreng kemasan harganya bervariatif. Mulai dari Rp20.000 hingga Rp21.000 tergantung merk.

Baca Juga: Pasca Tahun Baru, Harga Cabai dan Minyak di Pasar Bandung Barat Masih Melonjak

Normalnya harga minyak goreng curah di pasaran hanya sekitar Rp13.000 hingga Rp14.000 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan ada di angka Rp14.000 hingga Rp15.000 per liter.

“Kemarin naik lagi. Sudah sampai Rp19.500 per liter padahal biasanya paling tinggi juga cuma sampai Rp15.000,” ujar Ujang, salah satu pedagang di Pasar Kordon.

Salah satu faktor tingginya harga minyak goreng, menurutnya, adalah kelangkaan stok barang dari distributor. Oleh karena itu, saat ini minyak goreng menjadi komoditas yang mahal.

“Sudah seminggu, dari awal tahun pesan tapi belum datang juga. Sekarang masih pakai stok sisa yang belum terjual,” tambah Ujang.

Ujang mampu menjual 15–20 liter minyak goreng curah per hari dan 20 – 25 liter minyak goreng kemasan per hari. Ia mengaku kebingungan harus mencari stok dari mana lagi.

Dengan kenaikan harga dari distributor, ia harus menaikan modal awal untuk membeli barang. Tidak hanya pedagang pasar, pelaku usaha kuliner juga disusahkan dengan hal ini.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X