Gaji Guru PNS Kabupaten Bandung Terlambat Dibayar

- Minggu, 9 Januari 2022 | 17:30 WIB
Gaji guru PNS di Kabupaten Bandung terlambat dibayar. Ilustrasi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Gaji guru PNS di Kabupaten Bandung terlambat dibayar. Ilustrasi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)



SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Gaji guru PNS di Kabupaten Bandung terlambat dibayar. Bahkan sudah satu pekan para tenaga pendidik belum menerima gaji.

Keterlambatan gaji tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Ruli Hadiana. Menurutnya ada masalah struktural yang membuat gaji mengalami keterlambatan.

"Kemarin Kasubag keuangannya seolah-olah hilang, karena ada SOTK baru," ujar Ruli, Minggu 9 Januari 2022.

Baca Juga: Kriteria Pendaftaran PPPK Tahap 3 Guru, Dibuka 2022

Dia menjelaskan, Kasubag keuangan yang berstatus Plt tidak terbaca oleh sistem sehingga tidak bisa melakukan pencairan uang untuk gaji.

"Kasubag keuangan yang dulu kan plt, dalam struktur organisasi yang baru tidak muncul. Makanya diperpanjang lagi," katanya.

Hal tersebut membuat gaji guru PNS di Kabupaten Bandung terlambat dibayarkan. Namun Ruli mamastikan masalah tersebut seharusnya sudah tidak menjadi kendala.

"SK-nya sudah saya tanda-tangani kemarin," ujarnya.

Baca Juga: 1.381 Guru Madrasah KBB Dipaksa Kembalikan BSU, Kemenag Bilang Perintah Pusat

Namun ketika disinggung kepastian dengan adanya SK tersebut guru PNS sudah mendapatkan hak gajinya, Ruli mengatakan hal tersebut sudah bukan menjadi kewenangannya.

"Saya sudah koordinasi, kalau dari saya sudah lepas. Tinggal dari pihak pak Diar (Kepala BKAD Kabupaten Bandung)," tutupnya.

Editor: Fira Nursyabani

Artikel Terkait

Terkini

Mantan Kades Cihawuk Bandung Bantah Lakukan Korupsi

Senin, 17 Januari 2022 | 11:35 WIB

Daftar Lengkap Korban Longsor Pangalengan

Minggu, 16 Januari 2022 | 17:10 WIB

Pengunjung Lapas Diduga Berusaha Selundupkan Narkoba

Jumat, 14 Januari 2022 | 22:18 WIB

Vaksin Booster di Kabupaten Bandung Sudah Dimulai

Jumat, 14 Januari 2022 | 18:33 WIB

Pemkab Bandung Akan Buat Perda Intoleran

Kamis, 13 Januari 2022 | 21:07 WIB
X