Bersejarah, Observatorium Bosscha dan Gua Pawon Jadi Cagar Bandung Barat

- Jumat, 7 Januari 2022 | 21:10 WIB
Kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Gua Pawon -- Dua tempat bersejarah Bandung Barat (KBB) ditetapkan sebagai cagar budaya Bandung Barat yakni Observatorium Bosscha dan Gua Pawon. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Gua Pawon -- Dua tempat bersejarah Bandung Barat (KBB) ditetapkan sebagai cagar budaya Bandung Barat yakni Observatorium Bosscha dan Gua Pawon. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Mengisi DRH CPNS 2021, Submit Mulai 7 Januari 2022

Lalu J Voute menceritakan keinginannya kepada Bosscha untuk membangun pusat pengamatan dan penelitian astronomi. Tuan kebun pun tertarik, hingga kemudian menjadi perintis sekaligus penyandang dana pembangunan Observatorium.

"Bosscha merupakan tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia. Bangunan ini didirikan pada tahun 1923. Hingga saat ini, bentuk bangunannya masih sama," ungkap Asep.

Sekilas Tentang Gua Pawon

Gua Pawon merupakan situs yang terletak di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, KBB. Di gua tersebut ditemukan jejak kehidupan manusia prasejarah di era Holosin hingga akhir Pleistosen yang pernah hidup di masa lampau.

Baca Juga: HP Oppo Terbaru A96 5G Mirip iPhone 12, Berapa Harga HP Oppo Ini?

Berdasarkan hasil ekskavasi di Gua Pawon yang dilakukan Balai Arkeologi Jabar, yang dimulai sejak tahun 2013, ditemukan tujuh rangka manusia prasejarah dari lima kronologi (pertanggalan karob) yang menguatkan kesimpulan bahwa manusia pawon hidup pada era Pleistosen Akhir-Awal Holosen.

Rangka pertama ditemukan September 2013 yang berumur 5.600 tahun lalu. Begitupun usia rangka kedua dan kelima pun sama. Rangka ketiga diperkirakan berusia 7.300 tahun lalu, rangka keempat berusia 9.500 tahun yang lalu, rangka keenam berusia 10.000 tahun lalu dan rangka ketujuh berusia 12.000 tahun lalu.

"Kerangka manusia yang sudah ditemukan ada 7, dari lapisan budaya yang berbeda di Gua Pawon. 7 Kerangka itu diklasifikasikan dari hasil penguburan langsung dan tidak langsung," terang Lutfi.

Baca Juga: 39 Rekomendasi HP Vivo Terbaru 5G Murah, Berapa Harga di 2022?

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X