Bersejarah, Observatorium Bosscha dan Gua Pawon Jadi Cagar Bandung Barat

- Jumat, 7 Januari 2022 | 21:10 WIB
Kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Gua Pawon -- Dua tempat bersejarah Bandung Barat (KBB) ditetapkan sebagai cagar budaya Bandung Barat yakni Observatorium Bosscha dan Gua Pawon. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Gua Pawon -- Dua tempat bersejarah Bandung Barat (KBB) ditetapkan sebagai cagar budaya Bandung Barat yakni Observatorium Bosscha dan Gua Pawon. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dua tempat bersejarah Bandung Barat (KBB) ditetapkan sebagai cagar budaya Bandung Barat berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Bandung Barat Nomor: 188.45/Kep.731-Disparbud/2021 dan Nomor: 188.45/Kep.735-Disparbud/2021.

Keduanya adalah Observatorium Bosscha di Kecamatan Lembang dan Gua Pawon di Cipatat, KBB. Sebelumnya, Pemkab Bandung Barat sudah mengusulkan sebanyak 20 objek bersejarah di Bandung Bandung Barat menjadi cagar budaya.

"Dari 20 bangunan cagar budaya yang kita ajukan, baru dua yang sudah mendapat SK. Mudah-mudahan bangunan cagar budaya yang lain bisa segera menyusul," ungkap Pamong Budaya Ahli Muda Sub Koordinator Sejarah & Cagar Budaya pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Asep Diki Hidayat dinukil Suara.com, Jumat (7/1/2022).

Baca Juga: 2 Link Live Streaming Persib vs Persita Jadwal Liga 1 Hari Ini 20.30 WIB

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu 18 situs, bangunan dan struktur cagar budaya Bandung Barat lainnya untuk disahkan. Bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Disparbud sudah merekomendasikan bangunan-bangunan tua di Bandung Barat untuk segera mendapat SK.

"Bandung Barat memiliki banyak situs dan bangunan sejarah. Kita lakukan kajian satu-satu mana yang layak untuk diajukan menjadi cagar budaya mana yang tidak," ungkapnya.

Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha sendiri dibangun sekitar tahun 1923 oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging atau Perhimpunan Pengamat Bintang Hindia Belanda dengan tujuan untuk memajukan ilmu astronomi di Hindia-Belanda.

Dulunya, astronom bernama J Voute yang berangan-angan ingin membangun pusat penelitian antariksa di Pulau Jawa. Kemudian dia bertemu dengan Karel Albert Rudolf Bosscha yang merupakan pemilik kebun Malabar.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X