Ridwan Kamil Bakal Digugat Apindo Soal Upah, Buruh KBB Bilang Itu Hal Wajar

- Jumat, 7 Januari 2022 | 18:07 WIB
[Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa] Buruh KBB menilai rencanaApindo menggugat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait kenaikan upah sebesar 5 persen, adalah hal wajar. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
[Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa] Buruh KBB menilai rencanaApindo menggugat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait kenaikan upah sebesar 5 persen, adalah hal wajar. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Buruh Kabupaten Bandung Barat (KBB) menilai rencana Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menggugat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait kenaikan upah sebesar 5 persen, adalah hal wajar. 

Ketua PC KEP SPSI KBB Dadang 'Ramon' Suhendar mengatakan langkah tersebut hal wajar dan manusiawi.

Meski begitu, kalangan buruh tetap bakal berjuang sekuat tenaga agar upah tahun 2022 tetap naik. 

"Itu hal wajar dan manusiawi kalau Apindo keberatan dengan kenaikan itu. Tetapi kami buruh akan terus berjuang mempertahankannya, karena buruh wajib sejahtera," kata Dadang, Jumat 7 Januari 2022. 

Baca Juga: Progres Jalan Selatan KBB Tak Capai Target, Pemerintah Beri Waktu 3 Bulan

Sebelumnya, Apindo Jawa Barat (Jabar) meminta agar Gubernur Ridwan Kamil mencabut Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 561/KEP. 874 - Kesra/2022 tentang kenaikan Upah Bagi Pekerja/Buruh dengan masa kerja lebih dari satu tahun pada perusahaan di Jawa Barat. 

Apindo bahkan mengultimatum akan membawa ke jalur hukum PTUN, jika Ridwan Kamil tak mencabut surat keputusan itu. 

Terkait hal itu, Dadang justru menyoroti praktik di lapangan setelah kenaikan upah yang diteken pemerintah.

Ia kerap mendapati perusahaan malah melanggar kebijakan tersebut dan tak pernah ditindak oleh pemerintah.  

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 SD Negeri di Margahayu Dituntut Rp4,8 Miliar

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:11 WIB
X