Ada Dugaan Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Kabupaten Bandung

- Rabu, 5 Januari 2022 | 16:11 WIB
Ada dugaan pelecehan seksual terhadap seorang anak yang dilakukan di salah satu Pondok Pesantren Kabupaten Bandung. ( StockSnap/Matthew Henry)
Ada dugaan pelecehan seksual terhadap seorang anak yang dilakukan di salah satu Pondok Pesantren Kabupaten Bandung. ( StockSnap/Matthew Henry)



SOREANG,AYOBANDUNG.COM -- Satreskrim Polresta Bandung menerima laporan adanya dugaan pelecehan seksual terhadap seorang anak yang dilakukan di salah satu Pondok Pesantren Kabupaten Bandung.

Kasatreskrim Polresta Bandung Kompol Bimantoro mengatakan, pihaknya baru menerima adanya laporan dugaan pencabulan terhadap anak di Kabupaten Bandung tersebut.

"Saat ini kami sedang melakukan penanganan kasus mengenai adanya dugaan tindak pidana pencabulan anak. TKP diduga berada di salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Bandung," ujar Bimantoro, Rabu 5 Januari 2021.

Sejauh ini kata Bimantoro, baru ada satu korban yang melakukan pelaporan atas kejadian tersebut, namun tidak tertutup kemungkinan adanya korban lain.

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini 5 Januari 2022

"Kami masih intensif melakukan pemeriksaan saksi, termasuk korban dengan dampingan orang tua," ujarnya.

Untuk modus operandi sendiri masih dalam pendalaman dengan melakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan saksi terkait.

Baca Juga: Belasan Ribu Masyarakat Kabupaten Bandung Belum Lulus Sekolah

"Belum ada yang ditahan. Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi," ujarnya.

Disinggung mengenai terduga pelaku, Bimantoro mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih rinci, mengingat masih dalam tahap penyelidikan, penyidikan, dan pengembangan.

Baca Juga: Kejar PTM 100 Persen, Pemkab Bandung Genjot Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Pihaknya juga sedang melakukan pendalaman status pondok pesantren terkait legalitas lembaga pendidikan tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman saksi terkait di pondok pesantren tersebut, termasuk legalitasnya," tutupnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 SD Negeri di Margahayu Dituntut Rp4,8 Miliar

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:11 WIB
X