Angka Kriminal Kabupaten Bandung Turun, Namun Tersangka Lebih Banyak

- Kamis, 30 Desember 2021 | 19:58 WIB
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan. Angka kriminal di Kabupaten Bandung pada 2021 ini mengalami penurunan sebanyak 7 persen dibanding tahun 2020.  (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan. Angka kriminal di Kabupaten Bandung pada 2021 ini mengalami penurunan sebanyak 7 persen dibanding tahun 2020. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)



SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Jumlah angka kriminal di Kabupaten Bandung pada 2021 ini mengalami penurunan sebanyak 7 persen dibanding tahun 2020. Namun, jumlah orang yang terlibat mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan mengatakan, pada 2020 pihaknya menangani 1.923 laporan. Namun tahun ini jumlahnya menurun menjadi 1.782 laporan atau turun 7 persen dari tahun lalu.

"Angka penyelsaian perkara naik sekitar 2 persen dibanding tahun lalu," ujar Hendra saat rilis akhir tahun, Kamis, 30 Desember 2021.

Walaupun angka kriminal mengalami penurunan, namun jumlah tersangka yang diamankan mengalami kenaikan.

"Pada 2020 kami menagamankan 135 orang tersangka, sekarang menjadi 135 orang," ungkapnya.

Baca Juga: Praktik Prostitusi di Kabupaten Bandung Marak Bermodus Media Sosial

Kenaikan jumlah tersangka dikarenakan banyak kasus kriminal yang dilakukan oleh lebih dari 1 orang.

"Kasus pencurian sepeda motor juga turun 32 persen. Tetapi jumlah barang bukti mengalami kenaikan," imbuhnya.

Pada 2020, Polresta Bandung mengamankan 126 unit speda motor hasil pencurian, tahun ini jumlahnya mencapai 148 unit.

Baca Juga: Polresta Bandung Cari Pelaku Pembacokan Remaja di Cangkuang

Menurutnya, banyaknya barang bukti tersebut membuat banyak sepeda motor hasil curian diselamatkan dan dikembalikan kepada pemiliknya.

Sementara untuk pencurian roda empat masih tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Baca Juga: 16.000 Anak Yatim Terimbas Kasus HW, Harus Kurangi Jatah Makan

"Untuk kasus pembunuhan juga seluruhnya bisa diungkap. Kecuali kasus pembunuhan di Cangkuang," katanya.

Kasus pembunuhan di Cangkuang tersebut masih dalam penyelidikan dan baru terjadi beberapa hari, sehingga masih membutuhkan waktu untuk proses pengungkapan. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X