Fakta Baru Kasus HW: Isolasi Santriwati dan Kegiatan Pesantren dari Masyarakat

- Kamis, 23 Desember 2021 | 15:44 WIB
Pesantren tempat guru di Bandung perkosa belasan santri ditutup. Fakta baru kasus HW kembali terungkap dalam persidangan. Terdakwa HW mengisolasi santriwati dan kegiatan pesantren dari masyarakat. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Pesantren tempat guru di Bandung perkosa belasan santri ditutup. Fakta baru kasus HW kembali terungkap dalam persidangan. Terdakwa HW mengisolasi santriwati dan kegiatan pesantren dari masyarakat. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM — Fakta baru kasus HW kembali terungkap dalam persidangan. Salah satunya, terdakwa HW mengisolasi santriwati dan kegiatan pesantren dari masyarakat.
 
Sidang tersebut diadakan hari ini, Kamis, 23 Desember 2021, di Pengadilan Negeri Bandung, dengan menghadirkan dua saksi orang dewasa dan satu saksi anak.
 
Hadir kembali sebagai JPU, Kepala Kajati Jabar, Asep N Mulyana mengatakan, berdasarkan keterangan saksi ketua RT, bahwa pesantren Madani Boarding School milik HW itu tertutup.
 
"Sehingga ada rasa takut dari korban kenapa dia tidak bisa melapor kepada pihak lain karena tempatnya tertutup," kata Asep.
 
 
Tak hanya itu, kata Asep, baik HW dan para santriwati dikenal antisosial atau tidak pernah bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.
 
Bahkan, Asep menambahkan, warga pun tidak mengetahui ada kegiatan keagamaan, pengajian, dan lainnya, di dalam asrama tersebut.
 
HW sendiri memiliki boarding school di bawah naungan Yayasan Sosial dan Pendidikan Madarul Huda. 
 
 
Yayasan ini terdiri dari dua bangunan, pertama di Cibiru yang dijadikan tempat belajar, dan lainnya terletak di perumahan di Antapani Kidul, Kota Bandung
 
"Ketika diundang untuk kegiatan masyarakat untuk dakwah pun HW tidak pernah datang," tutupnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kota Bandung Raih Juara Umum MTQ Jabar 2022

Minggu, 26 Juni 2022 | 13:15 WIB
X