Waspada Klaster Covid-19 Pasca Libur Nataru, Tempat Wisata KBB Wajib Taat Prokes

- Selasa, 21 Desember 2021 | 17:24 WIB
ilustrasi tempat wisata -- Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai potensi panyebaran Covid-19 terutama varian baru Omicron saat libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.  (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
ilustrasi tempat wisata -- Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai potensi panyebaran Covid-19 terutama varian baru Omicron saat libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai potensi panyebaran Covid-19 terutama varian baru Omicron saat libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. 

Guna mengantisipasi hal tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB bakal melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah tempat wisata alam, kuliner, dan hotel untuk memastikan prokes diterapkan secara ketat.

Disparbud juga mengimbau tempat wisata dan hotel betul-betul batas minimal kunjungan, mengingat okupansi hotel diprediksi bakal mengalami peningkatan pasca PPKM level 3 dibatalkan. 

Baca Juga: 15 HP Samsung Terbaru 1 Jutaan Desember 2021

Kepala Disparbud KBB, Heri Partomo, mengatakan dengan dibukanya objek wisata saat libur Nataru nanti, maka hal tersebut bakal berpengaruh terhadap okupansi hotel yang diprediksi bakal mengalami kenaikan sekitar 50 persen.

"Jadi nanti kami bersama Satgas Covid-19 berkeliling ke hotel, sidak saja, karena kami memiliki kewajiban untuk melakukan pengawasan prokes," kata Heri saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa 21 Desember 2021. 

Sementara terkait aturan, kata Heri, pihaknya mengikuti aturan dari Pemerintah Pusat seperti penerapan aturannya disesuaikan dengan level PPKM di tingkat daerah masing-masing.

Baca Juga: 7 HP Vivo Terbaru RAM 6GB di Bawah 2 Jutaan Desember 2021

"Kita kan level 2, jadi kita tinggal sosialisasikan saja Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri)," kata Heri.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X