Belasan Santriwati Diperkosa Guru di Bandung: Dijanjikan Kuliah, Korban Melahirkan Dua Kali

- Rabu, 8 Desember 2021 | 17:18 WIB
[Ilustrasi] Belasan santriwati diperkosa guru di Bandung, bahkan sampai ada korban yang melahirkan dua kali. Mereka sempat dijanjikan kuliah.
[Ilustrasi] Belasan santriwati diperkosa guru di Bandung, bahkan sampai ada korban yang melahirkan dua kali. Mereka sempat dijanjikan kuliah.
Belasan santriwati diperkosa guru di Bandung, bahkan sampai ada korban yang melahirkan dua kali. Mereka sempat dijanjikan kuliah. 
 
 
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Belasan santriwati diperkosa di Bandung. Aksi bejat guru berinisial HW ini telah menyetubuhi kurang lebih 14 korban anak didiknya sendiri.
 
HW telah ditangkap dan ditetapkan sebagai terdakwa. Terdakwa HW kini dalam proses persidangan yang dipegang langsung oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung.
 
Jaksa Kejari Bandung, Agus Mudjoko mengatakan, perilaku biadab HW bermula ketika HW melontarkan rayuan dengan kata-kata manis kepada korban melalui bisikan dan iming-iming pekerjaan.
 
"Terdakwa menjanjikan kepada korban menjadi polisi wanita (polwan), HW juga menjanjikan kepada salah satu korban akan membiayai kuliah dan mengurus pesantren," kata Agus ketika berbincang, Rabu, 8 Desember 2021.
 
 
Selain iming-iming janji, HW juga bermodus dengan curhat terlebih dahulu kepada para korban.
 
Menurut Agus, para korban awalnya sudah berusaha kabur dari pondok pesantren. Tetapi, dikarenakan para korban kebanyakan dari keluarga yang tidak mampu dan bahkan tidak berkeluarga, mereka tidak tahu harus ke mana.
 
"Karena mereka itu di bawah naungan pondok pesantrennya si terdakwa ini, jadi korban tidak bisa melawan lagi," ujarnya.
 
 
Aksi bejat guru sekaligus pemilik salah satu pondok pesantren di Bandung ini dilakukan sejak 2019.
 
Hingga ketika beraksi pada 2021, salah satu korban menceritakan kejadian yang tak mengenakkan itu kepada ayahnya.
 
Dari situlah semua kebiadaban HW terungkap. Dan dalam kurun waktu itu, terdapat belasan santriwati diperkosa guru (HW).
 
 
Sekitar 14 orang menjadi korban, delapan telah melahirkan dan satu korban di antaranya telah melahirkan dua kali.
 
Kejamnya lagi, HW sang predator kelamin ini menyetubuhi korban yang berusia kisaran 13 - 16 tahun atau setingkat anak SMP.
 
"Korban dari luar Bandung, dari Kota Bandung sendiri juga ada, tapi sedikit," kata Agus.
 
Agus melanjutkan, merujuk pada data yang dia terima, jumlah korban yang mencapai 14 orang ini, sebagian ada yang sedang mengandung.
 
Baca Juga: Belasan Santriwati Diperkosa Guru di Bandung, 8 Korban sampai Melahirkan

"Saat ini seluruh korban tengah dalam kondisi trauma. Rata-rata semua korban trauma berat," jelasnya.
 
Terpisah, Kasipenkum Kejati Jabar, Dodi Gozali mengatakan, berdasarkan kabar terbaru yang dia dapat, terdapat delapan bayi yang sudah dilahirkan oleh korban akibat perbuatan bejat HW.
 
"Yang sudah lahir itu ada 8 bayi. Sepertinya ada yang hamil berulang. Tapi, saya belum bisa memastikan," katanya ketika dikonfirmasi.
 
Dalam kasus santriwati diperkosa guru ini, terdakwa HW dikenakan Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Juncto Pasal 76D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 65 KUHPidana. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi D DPRD Kota Bandung Minta Disdik Evaluasi PTM

Jumat, 28 Januari 2022 | 14:23 WIB

Kota Bandung Targetkan Tak Ada Kabel Menjuntai 2023

Jumat, 28 Januari 2022 | 13:44 WIB

Ini Alasan Kajati Jabar Tetap Tuntut HW Hukuman Mati

Jumat, 28 Januari 2022 | 10:11 WIB

Ketua Umum Minta Maaf Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh

Kamis, 27 Januari 2022 | 22:37 WIB

Ini Kata PDIP Soal Desakan Pecat Arteria Dahlan

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:44 WIB

Aksi Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh di Polda Jabar

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:00 WIB
X