Mega Kasus Kartu Prakerja Fiktif, Pembobol Data BPJS Naker Ternyata Lulusan SMK

- Selasa, 7 Desember 2021 | 08:30 WIB
Pelaku pembobol BPJS Ketenagakerjaan dalam kasus kartu prakerja fiktif. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Pelaku pembobol BPJS Ketenagakerjaan dalam kasus kartu prakerja fiktif. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Polda Jabar berhasil membongkar mega kasus kartu prakerja fiktif dalam rentan waktu 29 November - 1 Desember 2021.

Penangkapan itu terjadi di dua tempat, yakni di Hotel Geary Jalan Kebon Kawung No. 12 Kota Bandung, dan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, pihaknya meringkus lima tersangka yang memiliki peran masing-masing dalam mega kasus ini. Kelima tersangka tersebut antara lain, BY, AP, RY, AW, WG.

Baca Juga: 12,4 Juta Data BPJS Ketenagakerjaan Diretas, Dipakai Kartu Prakerja Fiktif Raup Rp15,3 Miliar

"Seluruh tersangka mendapatkan keuntungan sebesar Rp2.500.000.000 sampai dengan Rp15.300.000.000," papar Erdi di Mapolda Jabar.

Kronologi Singkat Pembuatan kartu prakerja fiktif

Ditreskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Arif Rachman mengungkapkan, mega kasus ini bermula saat dia beserta jajarannya melakukan patroli cyber.

Kala itu, pihaknya mendapati adanya dugaan pemalsuan kartu prakerja. Dengan gerak cepat, pihaknya langsung melakukan mapping atas dugaan tersebut dan menemukan empat tersangka melakukan kegiatan digital bahkan mencetak kartu prakerja serta terdapat transaksi.

"Setelah kami selidiki lebih dalam, pelaku utamanya tidak di situ (di Bandung), di luar pulau. Dan dalam waktu tiga hari, kami berhasil mengamankan BY (di Samarinda) sebagai pelaku ilegal akses," kata Arif.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es di Kota Bandung

Selasa, 24 Mei 2022 | 12:58 WIB

Sah! Kota Bandung Deklarasi Jadi Kota Angklung

Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:30 WIB
X