Hadiri Acara Muktamar VII dan Milad ICMI 31, Ini Harapan Wapres Ma'ruf Amin

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 20:18 WIB
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dalam kunjungannya ke Kota Bandung, langsung membuka acara Muktamar ke-VII dan Milad ke-31 ICMI. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dalam kunjungannya ke Kota Bandung, langsung membuka acara Muktamar ke-VII dan Milad ke-31 ICMI. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dalam kunjungannya ke Kota Bandung, langsung membuka acara Muktamar ke-VII dan Milad ke-31 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) 2021 di Hotel Grand Asrilia, Sabtu, 4 Desember 2021.

Pada Milad ke-31 ini, Maruf Amin berharap ICMI Jabar mampu menjadi yang terdepan dalam membantu Pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19. 

"Potensi dan jejaring ICMI di seluruh indonesia bisa memobilisasi secara tepat, akan menjadi modal dasar untuk mendukung pemulihan berbagai sektor, khususnya di bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi," kata Ma'ruf Amin.

Mantan Ketua Umum MUI itu menjelaskan, pemberdayaan dan pembangunan SDM di internal ICMI sangat dibutuhkan.
 
Karena dengan itulah, lanjut Ma'ruf, dapat menjadi ujung tombak bagi kesejahteraan umat Islam di masa yang akan datang.
 
 
Tak hanya itu, Ma'ruf juga berharap ICMI mampu berperan dalam penetrasi dan edukasi umat terkait penguasaan riset dan teknologi, sehingga dapat bekerja sama dengan berbagai pihak.
 
Tak lupa juga dia mengingatkan, salah satu kunci sukses dalam SDM yang unggul adalah harus disertai dengan iman.
 
"Manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dan memiliki keimanan dan 'ketaqwaan' (Imtaq)," jelasnya.

"Karena itu bisa mencetak manusia yang Iptek dan Imtaq adalah bahasa ulamanya adalah perkara agama harus sesuai syariah. Untuk memakmurkan bumi kunci utamanya adalah SDM yang memiliki Iptek dan Imtaq," tambahnya.
 
 
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dalam kunjungannya ke Kota Bandung, langsung membuka acara Muktamar ke-VII dan Milad ke-31 ICMI. (tangkapan layar)


Pihaknya juga mengungkapkan, perkembangan ekonomi ke depan dapat bertumpu pada metode syariah, dengan fokus utamanya pertama adalah pengembangan industri halal, pengembangan industri keuangan syariah, pengembangan dana sosial syariah, wakaf maupun zakat.

"Selain itu pengembangan usaha dan bisnis syariah demi membangun pengusaha muslim di berbagai daerah melalui inkubasi membangun bisnis syariah," ujarnya.

"Saya kira di sini peran ICMI sangat besar dalam semua kelembagaan dan instrumen yang sudah disiapkan. Jika tanpa adanya para pengusaha muslim yang melakukan upaya syariah itu tidak akan ada artinya," sambungnya.
 

Muktamar VII dan Milad ke-31 ini diselenggarakan pada 4-6 Desember 2021, dengan tema 'Membangun Indonesia Bermartabat Menuju Indonesia Emas 2045'.
 
Ketua ICMI Korwil Jabar sekaligus ketua panitia wilayah, Prof Mohammad Najib menjelaskan, dipilihnya Kota Bandung sebagai gelaran Muktamar ini karena ICMI Korwil Jabar dinilai aktif.
 
Muktamar ini meliputi berbagai agenda, salah satunya adalah penetapan pengurusan periode berikutnya.
"Pertama, penyampaian laporan pertanggung jawaban selama satu periode, penetapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, ketiga penetapan garis besar program kerja, penetapan pengurusan berikutnya dan rekomendasi-rekomendasi," katanya. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X