Minyak Goreng Curah Dilarang, Pedagang Eceran di KBB Respons Begini

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:27 WIB
Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan resmi melarang peredaran minyak goreng curah, mulai Januari 2022 mendatang.  (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan resmi melarang peredaran minyak goreng curah, mulai Januari 2022 mendatang. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan resmi menetapkan minyak goreng curah dilarang. Peredarannya wajib hilang mulai Januari 2022 mendatang. 

Larangan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36 Tahun 2020 tentang Minyak Goreng Sawit Wajib Kemasan. Dalam aturan tersebut, Kemendag hanya memperbolehkan minyak goreng dalam kemasan untuk dijual di pasaran. 

Terkait hal itu, pedagang sembako di Pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menilai kebijakan tersebut tidak tepat lantaran diterapkan saat harga komoditi ini tengah melambung. 

Salah satu pedagang Pasar Tagog Padalarang, Dini (40) mengatakan, pihaknya menerima saja keputusan dari pemerintah untuk melarang edar minyak goreng curah. Namun, mestinya langkah itu dilakukan tatkala harga stabil.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Disdagin Kota Bandung Akan Gelar Operasi Pasar

"Kita sih setuju saja kalau keputusannya seperti itu. Tapi kan sekarang harga lagi naik. Jangan dulu lah," jelasnya, Sabtu 4 Desember 2021.

Menurut Dini, dari pada melarang izin edar minyak curah. Lebih baik pemerintah fokus bagaimana mengendalikan harga dan stok barang tetap stabil.

Ia menjelaskan, pembeli minyak goreng curah masih banyak. Terutama kalangan masyarakat bawah dan warung-warung eceran. Komoditi itu jadi alternatif baru bagi masyarakat karena untuk membeli minyak kemasan sulit terjangkau. 

"Pelanggan saya kan banyak masyarakat kecil dan pemilik warung eceran. Tatkala harga naik seperti sekarang ini, banyak dari mereka mengandalkan minyak curah karena bisa beli ketengan. Kalau kemasan kan belum tentu bisa," tambahnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Misteri Usia Fosil Kerbau Purba di Bandung Barat

Minggu, 16 Januari 2022 | 19:53 WIB
X