Kronologi Petugas Dishub Dikeroyok Pengendara Motor di Kiaracondong

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 15:34 WIB
Keributan oknum pengendara dengan petugas dan relawan di rel kereta api Kiaracondong.  (Instagram/infobandungkota)
Keributan oknum pengendara dengan petugas dan relawan di rel kereta api Kiaracondong. (Instagram/infobandungkota)
Begini kronologi petugas dishud dikeroyok pengendara motor, yang bertempat di Kiaracondong, Kota Bandung, dan sempat viral di Instagram.
 
 
KIARACONDONG, AYOBANDUNG.COM — Terjadi kericuhan di Kiaracondong, Kota Bandung, yakni pengoroyokan oleh pengendara motor kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Jumat, 3 Desember 2021 kemarin.
 
Pengroyokan itu terekam dalam video sekitar 33 detik dan viral di Instagram.
 
Salah seorang petugas Dishub Kota Bandung yang dikeroyok, Abdullah Putra Gandara, berbagi cerita terkait kronologi pengroyokan.
 
 
Aga, sapaan akrabnya, mengatakan, pihaknya sebelumnya telah mengimbau kepada pengendara tersebut agar tidak melawan arus.
 
Menurut Aga, para pengendara itu sudah bulak-balik sebanyak hampir empat kali.
 
"Jadi, awalnya ada pengendara motor dari arah Jembatan empat mau ke arah stasiun lama (Kiaracondong). Nah, teman-teman (petugas Dishub) sudah mengimbau tidak boleh karena melawan arus, tapi si pengendara malah keukeuh terus terjadi cekcok," katanya kepada Ayobandung.com, Sabtu, 4 Desember 2021.
 
 
Cekcok yang seharusnya bisa terhindarkan itu malah membuat para pengendara menantang Aga untuk duel.
 
Tak pakai lama, pengendara tak tahu malu itu pun langsung melesakkan serangan ke Aga.
 
"(Pengendara motor) malah nantang saya, terus mukul teman-teman saya. Pas saya mau misahin lagi, malah saya yang dikeroyok sampai saya ada luka lecet di tangan kanan dan kiri," ujarnya.
 
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung, Asep Kuswara, dengan tegas mengatakan, pihaknya akan membawa insiden pengroyokan ini ke ranah hukum.
 
 
Asep juga menyesalkan respons para pengendara motor yang melancarkan serangan kepada petugasnya.
 
"Lagi dicari orangnya, jadi nanti kalau dapat akan kita proses hukum," tukasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkes Catat 3.743 Kasus DBD Bandung Sepanjang 2021

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:45 WIB

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 21 Januari 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 05:00 WIB
X