Warga Bandung Barat Tuntut Kompensasi Rp90 Juta dari PT KCIC

- Jumat, 3 Desember 2021 | 18:25 WIB
Uang senilai Rp90 juta sudah diserahkan PT KCIC kepada forum RW kompleks Lembah Teratai sejak 2020. Namun belum didistribusikan ke warga. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Uang senilai Rp90 juta sudah diserahkan PT KCIC kepada forum RW kompleks Lembah Teratai sejak 2020. Namun belum didistribusikan ke warga. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Uang senilai Rp90 juta sudah diserahkan PT KCIC kepada forum RW kompleks Lembah Teratai sejak 2020. Namun belum didistribusikan ke warga.

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Kompensasi dampak negatif dari pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung belum diterima warga kompleks Lembah Teratai, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Padahal uang senilai Rp90 juta yang sudah diserahkan oleh PT KCIC kepada forum RW kompleks Lembah Teratai itu telah diberikan sejak tahun 2020. Namun sampai sekarang belum juga didistribusikan ke warga dengan alasan yang tidak jelas sehingga membuat warga resah. 

"Warga banyak yang mempertanyakan kapan kompensasi kebisingan dan debu imbas proyek kereta cepat dari PT KCIC itu akan distribusikan oleh forum RW, karena sudah lama diserahkan dari KCIC. Nilainya Rp90 juta," kata warga Kompleks Lembah Teratai RT 4/12, Iin (68) kepada wartawan, Jumat 3 Desember 2021. 

Baca Juga: Buruh Kota Cimahi Minta Ngatiyana Keluarkan Perwal Struktur Skala Upah

Dikatakannya, pembahasan rapat antara warga dan forum RW Lembah Teratai sudah berkali-kali dilakukan.

Aspirasi warga juga sudah disampaikan, tapi belum juga ada kejelasan kapan uang kompensasi itu diserahkan ke warga. Bahkan sudah dibentuk tim perumus perwakilan setiap RT agar kompensasi segera diberikan karena itu hak warga

Pada rapat terakhir 26 September 2021, lanjut dia, kompensasi itu sedang dihitung persentasenya. Bagi RT 1 dan 2 masing-masing sebesar 20 persen, sementara RT 2 dan 4 yang paling terdampak dapat 30 persen setiap RT-nya.

Baca Juga: Lagi, Perbaikan Jalan Selatan KBB Telan Korban, Warga Jadi Korban Bacok

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Konflik Lahan SDN Bunisari KBB Dibawa ke Meja Hijau

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:32 WIB

Bawaslu Bandung Barat Siap Bentuk Sentra Gakkumdu

Jumat, 5 Agustus 2022 | 14:21 WIB
X