Angka Pengangguran Kota Bandung Bertambah 3%

- Jumat, 3 Desember 2021 | 10:50 WIB
Ilustrasi angka pengangguran Kota Bandung meningkat. Pekerja menyelesaikan produksi tongkat adaptif bagi penyandang disabilitas netra di BRSPDSN Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu 27 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilustrasi angka pengangguran Kota Bandung meningkat. Pekerja menyelesaikan produksi tongkat adaptif bagi penyandang disabilitas netra di BRSPDSN Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu 27 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
 
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Mendekati akhir 2021, Angka Pengangguran Kota Bandung mengalami peningkatan. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung mencatat setidaknya kenaikan menyentuh angka 3%.
 
Menurut, Sekretaris Disnaker Kota Bandung Darto A.P kenaikan sebesar 3% ini merupakan perbandingan dengan jumlah pengangguran tahun 2020.

“Jelas tahun ini meningkat. Karena sebelum Covid-19 di tahun 2019 dan 2020 itu angka kita adalah 8,16% (pengangguran), dan sekarang menjadi angka 11,19%. Itu angka besar. Jadi naiknya sekitar 3% lebih,” ungkap Darto pada Jumat, 3 Desember 2021.

Baca Juga: UU Ciptaker Dituding Biang Kerok Rendahnya Kenaikan UMK

Darto menjelaskan, kenaikan ini dikarenakan banyaknya karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di masa Pandemi Covid-19.

“Angka pengangguran kita saat ini sebanyak 147.000 orang lebih, dan itu angka besar bahkan menjadi PR kita yang berat, sehingga perlu dukungan semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Maka dari, lanjut Tono, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan dan pendampingan kepada para pengangguran.

“Upaya kita adalah memberikan kemudahan, memberikan layanan yang lebih baik lagi, dengan cara kita sudah launching hari Senin kemarin, pelayanan yang lebih baik, pelayanan yang lebih mudah. Sehingga masyarakat bisa lebih mandiri,” katanya.

Sebagai salah satu upaya, Pemkot Bandung akan selalu memberikan informasi mengenai daftar lowongan kerja kepada yang tidak mempunyai pekerjaan. Dengan itu, kata dia, bisa memudahkan para pengangguran untuk mendapatkan pekerjaan.

“Kemudian informasi mengenai lowongan kerja, kita informasikan benar-benar di situ, siapa saja yang membutuhkan pekerjaan kita juga mempunyai datanya. Itu saling komunikasi di sana, dan ini memudahkan di sana. Dan ke depan kita akan meningkatkan hal tersebut,” bebernya.

Baca Juga: UMK Kota Bandung 2022 Naik 0,87 Persen, Oded: Sudah Sesuai

Guna mempermudah pelayanan, Disnaker Kota Bandung juga baru saja meluncurkan aplikasi New Bimma pada 29 November 2021 lalu. Aplikasi ini merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya dengan berbagai fitur layanan tambahan.

"Layanan New Bimma ini memberikan 30 jenis layanan. Di antaranya kartu kuning, tentang perselisihan dan perlindungan bagaimana difasilitasi, dan juga layanan ketenagakerjaan lainnya," tutupnya.

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X