UMK Kabupaten Bandung 2022 Tidak Naik!

- Rabu, 1 Desember 2021 | 12:54 WIB
UMK Kabupaten Bandung 2022 tidak naik. Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa, 30 November 2021.  (Ayobandung.com/Kavin Faza)
UMK Kabupaten Bandung 2022 tidak naik. Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa, 30 November 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Upah Minimum Kabupaten atau UMK Kabupaten Bandung 2022 dipastikan tidak mengalami kenaikan. Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 561/Kep.732-Kesra/2021 tertanggal 30 November 2021.

Tidak naiknya UMK Kabupaten Bandung pada 2022 juga dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bandung Rukmana.

"Sudah diputuskan Gubernur Jawa Barat, UMK Kabupaten Bandung 2022 nilainya sama dengan UMK 2021," ujar Rukmana, Rabu 1 Desember 2021.

Baca Juga: UMK Kota Bandung 2022 Naik 0,87 Persen, Oded: Sudah Sesuai

Dengan tidak adanya kenaikan tersebut maka UMK Kabupaten Bandung 2022 masih Rp3.241.929.

Bupati Bandung Dadang Supriatna sebenarnya mengusulkan UMK 2022 sebesar 10%. Namun, kata Rukmana, sesuai dengan regulasi, besaran UMK ditetapkan oleh Gubernur. Sementara Bupati hanya merekomendasikan kenaikan dan tidak memiliki kewenangan penetapan.

"Tapi sebenarnya UMK itu untuk pegawai di bawah 1 tahun, sementara untuk yang lebih dari 1 tahun, bisa menggunakan hitungan lain," ujarnya.

Pekerja yang telah memiliki masa kerja lebih dari 1 tahun, penentuan upahnya berpedoman pada struktur dan skala upah.

"Kami dorong kepada perusahaan untuk menentuan upah pekerja yang masa kerjanya lebih dari 1 tahun untuk berpedoman pada struktur dan skala upah," ujarnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anggaran BTT Kabupaten Bandung Masih Besar

Selasa, 24 Mei 2022 | 19:07 WIB
X