Flyover Simpang Padalarang Tutup Akses Permukiman Warga

- Senin, 29 November 2021 | 18:35 WIB
Flyover Simpang Padalarang menutup akses permukiman warga Kampung Cibeloy, RT 02 RW 09, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Flyover Simpang Padalarang menutup akses permukiman warga Kampung Cibeloy, RT 02 RW 09, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Kehadiran Flyover Simpang Padalarang menutup akses permukiman warga Kampung Cibeloy, RT 02 RW 09, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Warga semula keluar rumah memakai akses jalan Kota Baru Parahyangan. Kini akses itu terhalang tiang dan tembok penyangga jalan layang. Selain itu, rekayasa lalu lintas yang diterapkan membuat warga harus melawan arus untuk bisa sampai ke rumah mereka.

"Kami jelas paling terdampak dengan adanya jalan layang. Sekarang cuma punya satu akses, buat keluar doang. Soalnya cuma satu arah. Kalau dulu kan ada beberapa jalan. Terus bisa nyeberang gampang, kalau sekarang enggak bisa," kata salah seorang warga, Anengsih (45) saat ditemui, Senin 29 November 2021.

 Baca Juga: Potret Flyover Simpang Padalarang, Mulai Dibuka Hari Ini

Selain sulit akses, kenyamanan warga di Kampung Cibeloy juga terganggu. Jarak permukiman warga dengan badan jalan tidak kurang dari dua meter. Akibatnya, suara gemuruh dan getaran akibat kendaraan besar yang melintas flyover selalu mengagetkan warga.

"Kalau malam paling kerasa. Tepat di depan rumah bu RT ada polisi tidur, nah kalau ada truk atau tronton lewat pasti berisik. Kan ganggu yang lagi istirahat," keluhnya.

Belum lagi imbas selama pembangunan berjalan. "Kerusakan rumah selama pembangunan juga banyak, ada yang dindingnya retak-retak tapi enggak ada penggantian," imbuhnya.

Flyover Simpang Padalarang. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Roda ekonomi warga juga melambat. Warung kelontong miliknya yang biasa ramai pembeli kini sepi. Jika sebelumnya warung-warung di jajaran itu menghadap langsung ke jalan raya, kini warung-warung di pemukiman itu hanya dihadapkan dengan tembok jembatan.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usia Waduk Saguling di Ujung Tanduk Ini Penyebabnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:15 WIB

Gaji ASN Bandung Barat Diprediksi Cair Pekan Ini

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:38 WIB
X