UMK Kabupaten Bandung 2022 Direkomendasikan Naik 10%

- Sabtu, 27 November 2021 | 15:00 WIB
UMK Kabupaten Bandung 2022. Ratusan buruh Kabupaten Bandung melakukan aksi demonstrasi di halaman Pemkab Bandung. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
UMK Kabupaten Bandung 2022. Ratusan buruh Kabupaten Bandung melakukan aksi demonstrasi di halaman Pemkab Bandung. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah memberikan rekomendasi kenaikan upah minimum kabupaten/kota atau UMK Kabupaten Bandung 2022 kepada Pemprov Jabar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung Uu Rukmana memastikan, Pemkab Bandung merekomendasikan UMK 2022 naik 10% dari sebelumnya.

"Betul (rekomendasi sudah disampaikan, kenaikan UMK 10%)," katanya saat dihubungi Suara.com, Sabtu, 27 November 2021.

Baca Juga: Pemkot Usul UMK Cimahi 2022 Naik Sebesar 8,5 Persen, Segini Besarannya

Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam unggahan akun instagram pribadinya, mengatakan, ia sudah menandatangani rekomendasi kenaikan UMK tahun 2022 sebesar 10%.

Surat rekomendasi ditujukan langsung kepada Gubernur Jabar melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jabar.

"Bahwa aspirasi upah minimum kabupaten atau UMK 2022 naik 10 persen dari UMK tahun 2021," katanya.

Diketahui, UMK 2021 Kabupaten Bandung sebesar Rp 3.241.929. Jika rekomendasi Pemkab Bandung disetujui oleh Pemprov Jabar, maka UMK Kabupaten Bandung 2022 menjadi Rp3.566.121, atau naik sebesar Rp 324.192.

Baca Juga: UMK Bandung 2022 Ditetapkan Naik, Tunggu Pengesahan Pemprov

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kata Bupati Bandung Terkait Kasus Brigadir J

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:05 WIB

Puluhan Lingkung Seni Benjang Unjuk Kebolehan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:38 WIB
X