Libatkan Warga Atur Lalu Lintas, Proyek Jalan Selatan KBB Picu Beragam Tindak Kriminal

- Jumat, 26 November 2021 | 19:07 WIB
Proyek perbaikan jalan selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) sepanjang 71 kilometer dinilai jadi pemicu tindak kriminalitas.  (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Proyek perbaikan jalan selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) sepanjang 71 kilometer dinilai jadi pemicu tindak kriminalitas. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Proyek perbaikan jalan selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) sepanjang 71 kilometer dinilai jadi pemicu tindak kriminalitas. Faktor utama yang jadi latar belakang kejadian ini ada rekayasa lalu lintas buka tutup jalur. 

Hal tersebut sering jadi aksi kriminal mulai dari pemukulan, pengeroyokan, hingga penusukan. Aksi kriminal ini dipicu oleh kekesalan petugas buka tutup jalan di proyek perbaikan jalan yang tidak diberi uang oleh pengendara. Dari kekesalan itu, cekcok mulai terjadi sampai pada tindak kriminal.

Seperti diketahui, sepanjang Kecamatan Cihampelas sampai Kecamatan Gununghalu tengah dilakukan perbaikan jalan selatan yang harus diberlakukan buka tutup lalu lintas. Petugas buka tutup biasanya menyediakan wadah untuk menampung sumbangan sukarela dari para pengendara yang melintas. 

Baca Juga: 30 HP Samsung Terbaru, Cek Daftar Harga dan Spesifikasinya

Kapolsek Cililin AKP Deni Nurcahyadi mengatakan, aksi kriminal yang dipicu dari kencleng ini terjadi lebih dari empat kali. Latar belakang aksi kriminal ini pun selalu sama yakni kekesalan petugas yang tidak diberi uang oleh pengendara.

"Lebih dari empat kasus. Dari keributan sampai kasus penusukan sampai korban meninggal dunia. Kasus penusukan sudah terungkap oleh Satreskrim Polres Cimahi," ujar Deni saat dihubungi, Jumat 26 November 2021. 

Deni menyebutkan, laporan terkait keributan yang dilatarbelakangi oleh oknum petugas 'kencleng' ini sudah sering diterima Polsek Cililin. Terbaru, seorang sopir truk bernama Wardini Nurjaman (28 tahun) menjadi korban kekerasan sampai kepala bagian belakang mengalami luka serius.

"Pada Kamis, 25 November dini hari kemarin, ada seorang sopir truk yang melapor ke kami bahwa dirinya mendapat kekerasan dari oknum petugas buka tutup proyek jalan," kata Deni.

Baca Juga: 5 Puisi Hari Guru 2021 Singkat yang Menyentuh Hati dan Sedih untuk anak TK, SD, SMP, SMA

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usia Waduk Saguling di Ujung Tanduk Ini Penyebabnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:15 WIB

Gaji ASN Bandung Barat Diprediksi Cair Pekan Ini

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:38 WIB
X