PSK dan Pengedar Miras Terjaring Razia Satpol PP Kota Bandung, Langsung Disidang Online

- Jumat, 26 November 2021 | 14:59 WIB
PSK dan Pengedar Miras Terjaring Razia Satpol PP Kota Bandung (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
PSK dan Pengedar Miras Terjaring Razia Satpol PP Kota Bandung (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Pekerja Seks Komersial (PSK) dan para penjual pengusaha minuman alkohol (pengedar miras) terjaring razia Satpol PP Kota Bandung. Mereka langsung disidang secara online.
 
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menggelar Sidang Tindak Pindana Ringan (Tipiring) secara virtual di Kantor Dinas Satpol PP, Jalan R.A.A. Marta Negara, Kota Bandung, pada Jum'at, 26 November 2021.
 
Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Syuhada mengatakan, sidang ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan razia yang di gelar oleh Satpol PP Kota Bandung selama dua hari kemarin, yakni pada tanggal 2425 November 2021.
 
Hasilnya, sebanyak 17 orang yang terjaring razia sudah membayar denda administrasi secara langsung sebesar Rp1.000.000 dan untuk sisanya telah dilakukan penyidangan dengan membayar denda sebanyak Rp150.000.
 
"Jadi itu sesuai dengan Perda (Peraturan Daerah) Pasal 7 ayat 37, yaitu tentang mengganggu ketentraman, yaitu mereka tidak taat hukum, dan dikenakan denda sebesar 1 juta rupiah," ujarnya di Kantor Satpol PP Kota Bandung pada Jum'at, 26 November 2021.
 
"Tapi kalau mereka itu tidak mau membayar, maka kami akan ajukan ke pengadilan dengan vonis hakim," tambahnya. 
 
 
Dari hasil razia tersebut, pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 31 orang pelaku asusila dan 3 pengusaha minuman alkohol tanpa izin.
 
"Hari ini kita melaksanakan sidang Tipiring secara virtual, dan itu hasil dari penjaringan kami selama dua hari kegiatan. Di hari pertama kita berhasil menjaring 21 pelanggar dari asusila, yaitu pasangan yang bukan muhrim di beberapa lokasi, kemudian juga ada 3 pelanggar penjual minuman beralkohol dengan tanpa izin," beber Mujahid. 
 
 
Sementara itu, pada kegiatan razia di hari kedua, pihaknya juga berhasil mengamankan 8 orang Pekerja Seks Komersial (PSK) yang kedapatan sedang menjajakan dirinya di pinggir jalan serta 2 orang yang mengaku sebagai tukang ojek (fasilitator).
 
"Dan tadi malam kami juga berhasil menjaring 8 PSK yang sedang menjajakan cinta, dan 2 orang yang memfasilitasi. Jadi totalnya semua itu ada 31 orang, dan 3 orang pelanggar minuman beralkohol," ungkapnya. 
 
Selain itu, pihaknya berhasil mengamankan salah satu PSK yang menjajakan dirinya lewat aplikasi. 
 
 
"Iya, kemarin kita berhasil menemukan dari salah satu PSK, dia juga mengakui bahwa sebagai yang menjajakan lewat aplikasi, dan kita dapatkan di salah satu hotel," ucapnya.
 
Ia menambahkan, untuk sanksi bagi para pelanggar pihaknya tidak akan mengirimkan ke panti sosial melainkan langsung melakukan penyidangan. [*]
 
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Segini Tarif Tol Cisumdawu Setelah Gratis Dua Pekan

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:44 WIB
X