Lelang Pengelola Pasar Baru Bandung Beres, Siapa Pemenangnya? 

- Jumat, 26 November 2021 | 11:19 WIB
Pasar Baru Trade Center. Kini Perumda (PD) Pasar Bermartabat Kota Bandung telah memastikan pemenang lelang Pasar Baru Trade Centre Kota Bandung. (Ayobandung.com/Ghina Tsuroya)
Pasar Baru Trade Center. Kini Perumda (PD) Pasar Bermartabat Kota Bandung telah memastikan pemenang lelang Pasar Baru Trade Centre Kota Bandung. (Ayobandung.com/Ghina Tsuroya)
 
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Setelah pada akhir tahun 2020 lalu proses lelang dibuka, kini Perumda (PD) Pasar Bermartabat Kota Bandung telah memastikan pemenang lelang Pasar Baru Trade Centre Kota Bandung.
 
Di dalamnya, tercantum proyek kerja sama investasi penyediaan infrastruktur Pasar Baru Trade Center meliputi pembiayaan, perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, masa pemeliharaan, pemasaran, dan pengelolaan dengan Nilai Perkiraan Investasi (NPI) sebesar Rp852.463.300.000,-.
 
Pemenang lelang Pasar Baru Kota Bandung tersebut adalah PT DAM Sawarga Maniloka Jaya, yang di dalamnya adalah konsorsium 4 perusahaan. Di balik 4 perusahaan tersebut ada nama Ketua PSSI M. Iriawan dan Anggota DPR TB Hasanuddin.
 
Direktur PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Herry Hermawan mengatakan, setelah ada pemenang lelang akan membentuk Badan Usaha Pengelola (BUP). Menurutnya BUP tersebut akan bertanggung jawab melakukan renovasi.
 
"Alhamdulillah kalau pasar baru sesuai dengan prosedur kita sudah menetapkan pemenangnya pada tanggal 18 oktober 2021 ditetapkan. Kemudian dibentuk badan usaha pengelola, badan usaha pengelola ini yg akan bertanggung jawab melakukan renovasi," ujar Herry pada Jum'at, 26 November 2021.
 
Selanjutnya, pihaknya akan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Menurutnya, saat ini sedang mempersiapkan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk dapat menghadiri kegiatan tersebut.
 
"Kita akan tanda tangani PKS, insyaallah kalau tidak ada halangan dari pak Wali Kota Bandung tanggal 10 Desember 2021. Kita sedang mengajukan kepada pak Wali, untuk bisa meluangkan waktu menyaksikan penandatangan PKS pengelolaan Pasar Baru," ujarnya.
 
Herry menuturkan, pemenang lelang pengelola Pasar Baru merupakan konsorsium 4 perusahaan yang menggunakan nama PT DAM Sawarga Maniloka Jaya.
 
Menurutnya, perusahaan milik Iwan Bule dan TB Hasanuddin masuk dalam konsorsium tersebut.
 
"Ada konsorsium dari empat perusahaan, empat perusahaan itu membentuk satu perusahaan, namanya PT DAM Sawarga Maniloka Jaya. Terdiri dari ada empat pengusaha Bandung yang akan menjadi pemilik, ada PT DAM Utama Prima Sakti (milik Pandam Darmawan), di situ ada Pak Iriawan (Ketua PSSI), ada Pak TB Hasanudin (Anggota DPR RI) dan Pak Sutrisno, pengusaha juga, itu yang akan mengelola Pasar Baru," jelasnya.
 
"Nah, mereka itu yang membentuk BUP untuk mengelola pasar baru," tambahnya.
 
Herry mengungkapkan bahwa nilai lelangnya sudah ada dan sesuai prosedur. Menurutnya saat ini tinggal melakukan PKS.
 
"Jadi tinggal dilaksanakan, kita setelah PKS selama 3 tahun masa pembangunan, kemudian masa pengelolaan nanti ada sekitar 20 tahun. Sesuai dengan ketentuan BOT, jadi kita kembali lagi ke zaman dulu balik lagi ke BOT (Build Operate Transfer)," ujarnya.
 
 
Ia menjelaskan bahwa Pasar Baru akan tetap sama fungsinya seperti saat ini. Namun kata dia, nantinya akan menjadi lebih modern.
 
"Sama, Pasar Barunya tetep, karena ini sifatnya tidak revitalisasi maka tidak merubah maksud dan tujuan pendirian dari pasar baru. Hanya lebih modern secara manajeman, dan secara fisik tampilannya jadi lebih berbeda. Tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan masa sekarang," kata Herry.
 
Herry menjelaskan bahwa nantinya pihak pengelola yang baru akan memberikan tampilan desain ke depannya akan seperti apa. Menurutnya yang terpenting adalah pasar baru akan menjadi lebih kreatif.
 
 
"Nanti kita akan presentasi, ekspos tersebut pada tanggal 10 Desember 2021, dari pihak pengelola akan mengekspos kira-kira tampilannya akan seperti ini, hasil dari lihatannya seperti apa," katanya.
 
"Minimalnya masyarakat bisa tahu bahwa pasar baru itu tidak akan merubah fungsi awal, tetapi jadi lebih kreatif. Karena revitalisasi ini kan lebih baik yah, dari sisi desain, jadi di situ akan ada ruang-ruang untuk kepada publik," tambahnya.
 
Ia mengungkapkan perusahaan yang mengikuti lelang tersebut berjumlah sekitar 30. Namun, kata dia, saat ini sudah mengerucut menjadi beberapa konsorsium.
 
"Jadi ini tuh empat perusahaan menjadi satu, sesuai dengan ketentuan kan gitu, jadi membentuk satu perusahaannya," jelasnya. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksinasi Kota Bandung Capai 99 Persen

Senin, 6 Desember 2021 | 12:35 WIB

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 6 Desember 2021

Senin, 6 Desember 2021 | 05:00 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung dan Aturan Lengkapnya

Minggu, 5 Desember 2021 | 06:00 WIB
X