Fakta Anak Rudapaksa dan Bunuh Tetangga di Pacet Kabupaten Bandung

- Kamis, 25 November 2021 | 19:39 WIB
Berikut fakta anak rudapaksa di Kabupaten Bandung. Seorang anak menjadi pelaku tindakan rudapaksa dan bunuh tetangganya yang masih berusia 10 tahun, di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. ilustrasi (Ayobandung.com)
Berikut fakta anak rudapaksa di Kabupaten Bandung. Seorang anak menjadi pelaku tindakan rudapaksa dan bunuh tetangganya yang masih berusia 10 tahun, di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. ilustrasi (Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Berikut fakta anak rudapaksa di Kabupaten Bandung. Seorang anak menjadi pelaku tindakan rudapaksa dan bunuh tetangganya yang masih berusia 10 tahun, di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.

Dalam keterangan pers di Mapolresta Bandung, Kamis 25 November 2021, diketahui sejumlah fakta anak rudapaksa di Kabupaten Bandung.

1. Sering menonton video porno
Anak berhadapan dengan hukum tersebut diketahui sering menonton video porno. Kebiasaan tersebut dibuktikan dengan banyaknya koleksi video asusila di telepon genggam miliknya.

Baca Juga: 5 Puisi Hari Guru 2021 Singkat yang Menyentuh Hati dan Sedih untuk anak TK, SD, SMP, SMA

Sering menonton video asusila diduga memicu hasrat anak berhadapan dengan hukum tersebut berhubungan intim, sehingga dia tega merudapaksa tetangganya sendiri yang berusia 10 tahun.

2. Merudapaksa dan membunuh di dekat rumahnya
Jenazah korban anak ditemukan tidak jauh dari rumahnya tepatnya berada di belakang rumah. Lokasi pembunuhan dan rudapaksa yang dilakukan anak berhadapan hukum berada di sebuah gubuk tidak jauh dari rumahnya.

Korban anak berusia 10 tahun itu, dicegat anak berhadapan dengan hukum di dekat rumahnya sepulang mengaji. Kemudian dibawa ke gubuk.

Baca Juga: 35 Ucapan Selamat Hari Guru 2021 yang Singkat dan Menyentuh Hati, Cocok untuk Status WA, FB, IG

3. Anak berhadapan dengan hukum turut mencari korban anak
Keluarga mengumumkan anaknya hilang pada Selasa 23 November 2021 malam, sekira pukul 22.00 WIB. Pasalnya, korban anak biasanya pulang mengaji sekitar pukul 19.30 WIB, namun hingga malam hari tidak kunjung pulang.

Anak berhadapan dengan hukum, setelah mengeksekusi korban anak, pulang ke rumahnya. Dia sempat pura-pura melakukan pencarian bersama warga. Hingga akhirnya jenazah korban anak ditemukan.

Setelah itu, anak berhadapan dengan hukum pergi ke Daerah Majalaya, Kabupaten Bandung. Di kontrakan temannya, dia diamankan oleh pihak berwajib beberapa jam setelah kejadian.

Baca Juga: 30 HP Samsung Terbaru 2021, Yuk Cek Daftar Harganya

4. Diduga telah merencanakan
Anak berhadapan dengan hukum tersebut diduga telah merencanakan rudapaksa. Hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah bukti, seperti telah menyiapkan kain untuk membekap korban anak, menyiapkan tali dan lakban yang digunakan membekap mulut dan kepala korban.

Namun, polisi masih menyelidiki terkait rencana tersebut dipersiapkan untuk korban, atau hanya kebetulan korban anak yang melintas di dekat rumahnya.

Lokasi rumah korban dengan rumah anak berhadapan dengan hukum tidak jauh.

5. Membunuh korban untuk menghilangkan jejak
Sebelum merudapaksa korban, anak berhadapan dengan hukum sempat melakukan penganiayaan. Namun, dia mengakui jika mengeksekusi korban untuk menghilangkan jejak.

Baca Juga: 24 HP Xiaomi Terbaru 2021, Intip Daftar Harga HP Xiaomi dan Spesifikasinya

Hubungan sosial yang bertetangga, membuat anak berhadapan dengan hukum takut perbuatannya merudapaksa korban anak diketahui, sehingga dia mengeksekusi menggunakan benda tumpul kemudian membungkus korban menggunakan lakban dan memasukannya ke dalam karung.

Demikian sejumlah fakta anak rudapaksa dan bunuh tetangga yang terjadi di Pacet Kabupaten Bandung beberapa hari lalu.

 

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ribuan Orang Ikuti Gebyar Vaksinasi Polresta Bandung

Selasa, 30 November 2021 | 16:40 WIB

Pemadaman Listrik Hari Ini di Bandung 30 November 2021

Selasa, 30 November 2021 | 09:47 WIB

Bangunan SDN 7 Rancaekek Ambruk!

Senin, 29 November 2021 | 14:21 WIB

UMK Kabupaten Bandung 2022 Direkomendasikan Naik 10%

Sabtu, 27 November 2021 | 15:00 WIB

Pertama Kali, Fashion Show di Kebun Teh Pangalengan

Jumat, 26 November 2021 | 17:05 WIB
X