Pembunuh Sopir Angkot di KBB Terancam Hukuman Penjara 15 Tahun

- Kamis, 25 November 2021 | 18:09 WIB
Tempat kejadian perkara; AH (45), pelaku pembunuhan sopir angkot Jurusan Padalarang-Gunung Bentang bernama Agus Ahmad alias Age (45) terancam hukuman penjara 15 tahun. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Tempat kejadian perkara; AH (45), pelaku pembunuhan sopir angkot Jurusan Padalarang-Gunung Bentang bernama Agus Ahmad alias Age (45) terancam hukuman penjara 15 tahun. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- AH (45), pelaku pembunuhan sopir angkot Jurusan Padalarang-Gunung Bentang bernama Agus Ahmad alias Age (45) terancam hukuman penjara 15 tahun.

AH diduga membacok Agus Ahmad alias Age hingga meninggal dunia di Kampung Gantungan, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa 16 November 2021 lalu. 

Atas dugaan kejahatan itu AH dijerat pasal 338 dan atau 351 ayat ke-3 KUHP tentang kejahatan terhadap nyawa orang dengan ancaman hukuman 15 tahun.

Baca Juga: Link Download WhatsApp GB APK 2021 dan Fitur Lengkapnya, Bisa Kirim Pesan Terjadwal

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan menjelaskan, peristiwa pembunuhan sopir angkot tersebut diduga dipicu lantaran tersangka yang tidak terima ditagih utang sebesar Rp40 ribu dengan perkataan kasar.

"Sebelum kejadian korban dan pelaku sempat cekcok karena pelaku ditagih utang Rp40 ribu. Kemudian terjadi perkelahian dan pelaku mengambil golok yang biasa dipakai jualan kelapa muda, dan ditebaskan ke leher korban," katanya, Kamis 25 November 2021.

Ia menambahkan, korban yang dalam pengaruh alkohol mendatangi pelaku untuk menagih utang sebesar Rp40 ribu. Selain itu, korban sempat melemparkan pukulan terhadap kepala pelaku pembunuhan sopir angkot tersebut.

Baca Juga: 5 Puisi Hari Guru 2021 Singkat yang Menyentuh Hati dan Sedih untuk anak TK, SD, SMP, SMA

"Awalnya korban yang dalam keadaan mabuk dan menggunakan motor datang ke pelaku yang berjualan kelapa muda serta perlengkapan oli mobil. Korban kemudian menagih utang ke pelaku sambil berkata-kata kasar dan tidak pantas," tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, usai peristiwa pembunuhan sopir angkot tersebut, pelaku sempat berusaha melarikan diri ke rumah mertuanya yang berada di Kampung Babakanloa, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang.

Baca Juga: 35 Ucapan Selamat Hari Guru 2021 yang Singkat dan Menyentuh Hati, Cocok untuk Status WA, FB, IG

"Selang tiga jam dari peristiwa itu, kami berhasil mengamankan pelaku di rumah mertuanya tanpa perlawanan berarti," tuturnya.

Sementara itu, pelaku AH mengatakan, dirinya merasa tersinggung dengan ucapan korban saat menagih hutang tersebut. Selain itu, korban sempat memukulnya di bagian kepala.

"Saya memang ditagih utang, tapi waktu itu saya juga tersinggung sama kata-kata dia yang berkata kasar dan tidak pantas," katanya.

Ia mengakui, pembacokan dan peristiwa pembunuhan sopir angkot tersebut dilakukan secara spontan dengan mengambil golok yang biasa dipakai untuk mengupas kelapa lalu mengayunkannya ke leher korban hingga terluka dan akhirnya tewas. 

"Saat itu saya tebas lehernya karena saya emosi dan sebelumnya juga ada kesalahpahaman karena tersinggung," jelasnya.

Baca Juga: 30 HP Samsung Terbaru 2021, Yuk Cek Daftar Harganya

Namun demikian, AH mengaku telah membayar utang sebesar Rp40 ribu tersebut namun korban tetap bersikukuh bahwa utang tersebut belum dibayar.

"Utang saya oli, seharga Rp40.000, itu juga sudah saya bayar ke pemilik bengkel, bosnya korban itu," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Irigasi Meluap, 8 Rumah di Ngamprah Terendam Banjir

Jumat, 26 November 2021 | 18:33 WIB

Usulan UMK KBB 2022 Naik 7 Persen, Ini Komentar Apindo

Kamis, 25 November 2021 | 19:19 WIB
X