Kasus Anak dalam Karung Bandung, Pelaku Rudapaksa Korban karena Sering Nonton Video Porno

- Kamis, 25 November 2021 | 10:19 WIB
Anak dalam Karung Bandung merupakan korban rudapaksa.. Ilustrasi. (Ayobandung.com)
Anak dalam Karung Bandung merupakan korban rudapaksa.. Ilustrasi. (Ayobandung.com)

Kasus penemuan mayat anak dalam karung Bandung memunculkan fakta baru dari pelaku.
 
SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Seorang anak di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, tega melakukan perbuatan bejat yakni merudapaksa tetangga sendiri dan membunuhnya. Hal tersebut diakuinya karena dia sering menonton video porno di telepon genggamnya.
 
Kasus tersebut terjadi pada selasa 23 November 2021 malam. Korban anak pulang mengaji dicegat oleh tersangka anak.
 
"Tersangka anak ini sering menonton video porno. Hasrat seksualnya muncul dan ketika melihat korban yang pulang mengaji," ujar Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, Kamis 25 November 2021.
 
 
Setiap pulang mengaji, korban harus melewati rumah tersangka. Dia lantas menghampiri korban dan langsung membekapnya menggunakan kain hitam.
 
Korban dibawa ke saung yang berada tidak jauh dari rumahnya. Di tempat inilah tersangka merudapaksa korban setelah sebelumnya dianiaya.
 
Korban sempat berusaha berontak, mencakar lengan tersangka sampai luka. Tersangka kembali melakukan penganiayaan terhadap korban hingga tewas.
 
Tersangka kemudian membungkus korban menggunakan kain dan dimasukan ke dalam karung. Setelah merudapaksa dan menganiaya korban, tersangka pulang ke rumahnya.
 
Beberapa saat kemudian, keluarga korban mencari anaknya yang tidak kunjung pulang mengaji. Tersangka sempat berpura-pura turut mencari, hingga jenazah korban ditemukan.
 
Setelah itu, tersangka kemudian melarikan diri ke kontrakan di Kecamatan Majalaya. Polisi berhasil menangkap tersangka beberapa jam kemudian.
 
 
"Kami imbau agar orang tua selalu mengawasi anaknya, terutama dalam menggunakan telepon genggam," ujar Hendra.
 
Kasus rudapaksa dan pembunuhan tersebut terjadi, kata dia, akibat tersangka anak sering menonton video porno di telepon genggam yang tidak diawasi oleh orang tua.

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DBHCHT Kabupaten Bandung Memiliki Nilai Manfaat

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:46 WIB

Pemadaman Listrik Bandung Hari Ini 3 Desember 2021

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:00 WIB

Kecelakaan di Jalan Kopo-Soreang, Dua Remaja Tewas

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:37 WIB

UMK Kabupaten Bandung 2022 Tidak Naik!

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:54 WIB

Ribuan Orang Ikuti Gebyar Vaksinasi Polresta Bandung

Selasa, 30 November 2021 | 16:40 WIB
X