Ribuan Buruh Turun ke Jalan, Minta Ngatiyana Naikan 10 Persen UMK Cimahi 2022

- Rabu, 24 November 2021 | 13:36 WIB
Ribuan buruh konvoi menuju kantor Pemkot Cimahi, Rabu, 24 November 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Ribuan buruh konvoi menuju kantor Pemkot Cimahi, Rabu, 24 November 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Aksi buruh menuntut kenaikan UMK Cimahi 2022 sebesar 10% terus berlanjut. Kali ini ribuan buruh konvoi menuju kantor Pemkot Cimahi meminta tak memakai skema Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 dalam penetapan UMK. 

Ribuan Buruh Cimahi terlihat berbondong-bondong mengenakan kendaraan roda dua, spanduk, dan berbagai atribut masing-masing serikat. 

Mereka bergerak dari kawasan Industri Melong-Cibaligo. Kemudian mereka mulai bergerak ke Jalan Cimindi-Cibaligo-Jenderal Amir Machmud-Jalan Cihanjuang dan berakhir di Jalan Rd. Demang Hardjakusumah.

Baca Juga: UMK Bandung 2022 Kapan Diumumkan?

Aksi ribuan buruh hari ini bertepatan dengan pleno Dewan Pengupahan Kota Cimahi. Hasil pleno ini kemudian akan diserahkan kepada Pemprov Jabar untuk ditetapkan.

"Kami melakukan aksi lanjutan setelah berbagai upaya sudah kita lakukan. Kita minta Pak Plt untuk menaikan upah minimal 10%," papar Koordinator Aksi, Asep Jamaludin. 

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dinilai merugikan kelompok buruh. Pasalnya dalam peraturan tersebut, upah di Kota Cimahi hanya akan naik sekitar 0,94% atau sekitar Rp30.000 dari tahun sebelumnya. UMK Kota Cimahi 2021 tercatat sebesar Rp 3.241.919.

Dikatakan Asep, kebijakan pemerintah pusat untuk menggunakan PP Nomor 36 Tahun 2021 dalam menentukan upah tahun 2022 sangatlah tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, dimana kebutuhan pokok terus naik ditengah pandemi COVID-19.

Baca Juga: Buruh Cimahi Siap Mogok Sepekan, Minta UMK 2022 Naik 10%

"Secara logika saja kenaikan 0,94% itu jauh di atas rata-rata per kapita yang dikonsumsi oleh buruh. Sehingga kami menuntut Plt Wali Kota Cimahi menikan upah minimal 10 persen," tegas Asep.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Guru di Cimahi Positif Covid-19, Sekolah Ditutup

Kamis, 18 November 2021 | 19:02 WIB
X