Dua dari Bayi Kembar 4 di Bandung Barat Meninggal Dunia

- Rabu, 24 November 2021 | 12:48 WIB
Warga Kampung Paratag RT 01 RW 02 Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat berhasil melahirkan bayi kembar 4 dengan proses normal. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Warga Kampung Paratag RT 01 RW 02 Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat berhasil melahirkan bayi kembar 4 dengan proses normal. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Kelahiran bayi kembar 4 di Kampung Paratag, RT 01 RW 02 Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak berjalan mulus. Dua anak Titin Fatimah (26) dan Encang Supriatna (26) itu dikabarkan meninggal dunia. 

Diketahui, Titin melahirkan bayi kembar 4 yang terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan dengan proses persalinan normal, Rabu, 24 November 2021. Mereka dilahirkan saat usia kehamilan sekitar 26 minggu atau tergolong kelahiran prematur.

Titin menjelaskan keempat anaknya lahir dalam keadaan sehat. Namun sekitar pukul 05.00 WIB, bayi keempat menghembuskan nafas terakhir. Guna menyelamatkan 3 orang bayi lainnya, pihak keluar memutuskan melarikan ke rumah sakit untuk diobservasi.

Baca Juga: Warga Bandung Barat Lahirkan Bayi Kembar 4 Secara Normal

"Pas melahirkan semua sehat. Terdengar suara tangisannya. Namun selang beberapa lama bayi keempat meninggal dunia," jelasnya saat ditemui.

Titin tak menyangka dia bisa mengandung 4 anak kembar. Ia mengetahui bayi dalam perutnya hanya dua orang. Saat melakukan pemeriksaan USG pada usia kehamilan 24 minggu, bidan menyatakan ada dua orang bayi.

"Saya tak menyangka bisa lahir normal 4 banyi kembar, karena saat USG terakhir bidan lihat hanya 2," katanya 

Kabar pilu kemudian datang dari pihak keluarga yang membawa bayi ke RS Cibabat, Cimahi. Setelah menjalani observasi oleh tim dokter, bayi ketiga meninggal dunia pukul 10.00 WIB. 

"Dari tiga orang bayi satu bayi kritis dan meninggal tadi pukul 10.00 WIB," kata perwakilan keluarga, Suheri melalui pesan singkatnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X