Pemkot Bandung Berlakukan PPKM Level 3 Selama Momen Nataru

- Senin, 22 November 2021 | 16:35 WIB
Pemkot Bandung memastikan akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 3 selama momen Nataru. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Pemkot Bandung memastikan akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 3 selama momen Nataru. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
 
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Kota atau Pemkot Bandung memastikan akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 3 selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
 
Hal itu menyusul adanya instruksi pemerintah pusat terkait hal tersebut.
 
PPKM level 3 tersebut ditetapkan dengan tujuan mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
 
"PPKM level 3 ini bakal berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, Kami sudah lakukan persiapan antisipasi PPKM level 3. Penerapan PPKM level 3 ini karena pemerintah pusat melihat situasi yang khawatir momen nataru selalu menjadi pengalaman buruk, semisal adanya lonjakan kasus. Jadi, akan serentak PPKM level 3 diterapkan di Indonesia," kata Kasatpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, di Kota Bandung pada Senin, 22 November 2021.
 
Rasdian mengungkapkan, ada sejumlah pembatasan yang dilakukan saat pemberlakuan PPKM level 3 di momen Nataru.
 
Salah satunya adalah adanya pengurangan jam operasional, pengurangan batas maksimum pengunjung sektor-sektor yang telah direlaksasi hingga pembatasan aktivitas masyarakat.
 
Namun, kata Rasdian, saat pihaknya masih menunggu petunjuk teknis secara lengkap dari pemerintah pusat.
 
"Contohnya, kafe dan restoran yang di level 2 buka sampai pukul 22.00 WIB tapi di level 3 bukanya sampai pukul 21.00 WIB. Lalu, ada pembatasan aktivitas masyarakat, seperti tak boleh adanya kerumunan besar. Biasanya pada malam tahun baru itu ada badan-badan usaha semisal perhotelan menggelar kegiatan-kegiatan yang kemudian itu ditiadakan," katanya.
 
Rasdian memastikan bahwa Pemkot Bandung melarang aktivitas tahun baruan, seperti konvoi dan pesta kembang api.
 
"iya itu kita larang ya, kita akan siaga di titik-titik yang kerap dijadikan tempat perayaan," tegasnya.
 
 
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk waspada terhadap potensi-potensi penyebaran Covid-19 di Kota Bandung.
 
Menurutnya, penerapan PPKM Level 3 di momen Nataru menjadi langkah preventif untuk menekan potensi penyebaran Covid-19.
 
"Kita PPKM tidak PPKM kerumunan tetap kita bubar bubarkan, setiap hari saya menerima laporan Satpol PP berkeliling," kata Ema di Balai Kota Bandung pada Senin, 22 November 2021.
 
 
Ema menuturkan, secara teknis penerapan PPKM Level 3 di momen Nataru akan dibahas dalam rapat terbatas (Ratas) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
 
"Kita ngambil kebijakan itu kan dari Ratas, Pak Wali Kota mendapatkan masukan dari semua yang terlibat di gugus tugas, Saya harap minggu ini bisa terselesaikan," tuturnya.
 
"Kita pasti terus waspada, menyesuaikan dengan regulasi yang ada, bayangan saya taman tidak boleh diakses, event-event malam tahun baru itu saya pikir menahan diri lah karena kondisi nya saat ini sedang tidak memungkinkan," tandasnya. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X