Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Disdagin Kota Bandung Akan Gelar Operasi Pasar

- Senin, 22 November 2021 | 15:26 WIB
Petugas mengisi minyak goreng ke dalam drum di Pasar Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Minggu 21 November 2021. Harga minyak goreng curah meroket dari Rp10.000 per kilogram hingga kini mencapai Rp19.000 per kilogram. Kenaikan tersebut diakibatkan oleh naiknya harga komoditas kelapa sawit mentah dunia atau Crude Palm Oil (CPO) sebesar 52,23 persen dibanding November tahun lalu. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Petugas mengisi minyak goreng ke dalam drum di Pasar Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Minggu 21 November 2021. Harga minyak goreng curah meroket dari Rp10.000 per kilogram hingga kini mencapai Rp19.000 per kilogram. Kenaikan tersebut diakibatkan oleh naiknya harga komoditas kelapa sawit mentah dunia atau Crude Palm Oil (CPO) sebesar 52,23 persen dibanding November tahun lalu. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Dinas Perdagangan dan Industri atau Disdagin Kota Bandung akan mengadakan operasi pasar akibat tingginya harga minyak goreng terutama minyak goreng curah
 
Meski begitu, Disdagin akan mengadakan rapat terlebih dahulu dengan Aprindo, pengusaha Ritel, dan Dinas UMKM.
 
Menurut Kadisdagin Kota Bandung Elly Wasliah, rapat tersebut bertujuan untuk mengetahui jumlah sasaran yang nantinya akan dilaksanakan operasi pasar. 
 
"Itu rencana besok (Selasa, 23 November 2021), ada rapat lagi degan teman-teman Aprindo, Ritel juga dan Kadis UMKM (Atet Dendi Hendiman). Jadi sasarannya nanti ke pedagang PKL (Pedangan Kaki Lima). Jadi kami pantau (Disdagin), baru besok berapa yang perlu disediakan," ujarnya pada Senin, 22 November 2021.
 
"Jadi kemungkinan besok atau Rabu (melakukan rapat) undang dari Ritel, agar ketahuan berapa kuota yang akan dialokasi jumlah minyak goreng yang disediakan," tambahnya. 
 
Di singgung soal kapan Pelaksanaan operasi pasar, Elly mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu rapat dengan pengusaha Ritel.
 
"Kami akan bahas dalam ratpat kepastiannya. Jelasnya dua hari, dan besok akan dirapatkan dulu," ungkapnya. 
 
Maka dari itu, Elly akan memastikan kegiatan operasi Pasar dapat terlaksan di bulan Desember 2021.
 
"Desember pastinya, dan itu di minggu pertama kami akan alokasikan," tuturnya.
 
 
Untuk teknis, menurut Elly pada saat operasi pasar nanti, masing-masing konsumen akan dibatasi pembelinya.
 
Dalam pembatasan tersebut, bahwa masing-masing konsumen berhak membeli minyak goreng dengan batas maksimal sebanyak dua pieces minyak goreng kemasan dua liter.
 
"Jadi Teman-teman ritel akan rapat sendiri, dan pembelian juga maksimal satu orang konsumen itu hanya boleh membeli dua peaces yang berukuran dua liter," pungkasnya.
 
 
Menurut pantauan Ayobandung.com di lapangan, per hari ini Senin, 22 November 2021 harga minyak goreng curah menembus angka Rp 19.00020.000 per kilogramnya. 
 
Sedangkan untuk harga minyak goreng kemasan mencapai angka Rp 34.00037.000 untuk kemasan 2 liter. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketua Umum Minta Maaf Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh

Kamis, 27 Januari 2022 | 22:37 WIB

Ini Kata PDIP Soal Desakan Pecat Arteria Dahlan

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:44 WIB

Aksi Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh di Polda Jabar

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:00 WIB

Kota Bandung Berlakukan 25 Persen WFH

Kamis, 27 Januari 2022 | 11:23 WIB
X