Blanko KTP Bandung Kosong, Camat Imbau Warga Bersabar

- Sabtu, 20 November 2021 | 15:48 WIB
Layanan pembuatan KTP; Blanko KTP Bandung kosong ternyata tak hanya terjadi di Kecamatan Arcamanik. Kondisi serupa juga dialami Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Kecamatan tersebut mengalami kekosongan blanko KTP dari pekan yang lalu. (Ayobandung.com /Irfan Al-Faritsi)
Layanan pembuatan KTP; Blanko KTP Bandung kosong ternyata tak hanya terjadi di Kecamatan Arcamanik. Kondisi serupa juga dialami Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Kecamatan tersebut mengalami kekosongan blanko KTP dari pekan yang lalu. (Ayobandung.com /Irfan Al-Faritsi)
 
CIBIRU, AYOBANDUNG.COM -- Blanko KTP Bandung kosong ternyata tak hanya terjadi di Kecamatan Arcamanik. Kondisi serupa juga dialami Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Kecamatan tersebut mengalami kekosongan blanko KTP dari pekan yang lalu.
 
Camat Cibiru Didin Dikayuana membenarkan adanya masalah percetakan KTP di wilayah Cibiru. Didin menyebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung mengakui ketersediaan blanko KTP sudah kosong.
 
"Per Minggu kemarin baru stuck lagi masalah percetakan. Jadi per Senin kemarin lah, katanya blanko dari sananya langka," ujar Didin saat dihubungi pada Jumat, 19 November 2021.
 
 
Meski dalam kondisi Blanko KTP Bandung kosong, Didin mengungkapkan bahwa saat ini Kecamatan Cibiru belum mengalami masalah penumpukan. Menurutnya, proses perekaman KTP masih lancar.
 
"Di kami belum ada penumpukan mengenai masalah tersebut. Kalau perekaman mah lancar, berarti numpuk di sana (Disdukcapil)," jelasnya.
 
Didin menjelaskan bahwa pelayanan untuk pembuatan KTP di Kecamatan Cibiru perharinya masih relatif lancar. Hal ini terbukti dengan permintaan yang masuk terlayani dengan baik. 
 
"Perhari 10 sampai 15 rata-rata dan terlayani semuanya," kata Didin.
 
Pihaknya juga mengimbau masyarakat bagi yang tidak ada keperluan mendesak sebaiknya tidak membuat KTP terlebih dahulu.
 
 
"Jadi kalau memang banyak KTP juga yang mengganti, atau rusak itu nanti dulu deh. Tetapi yang mendesak-mendesak saja dulu, seperti harus ke bank, dan sebagainya," jelasnya.
 
"Selama itu bisa kebaca, walaupun fotonya buram, nanti dulu lah yah. Terutama NIKnya, kalau NIKnya masih bisa terbaca, dicancel dulu lah sampai situasi normal. Tapi kalau yg mendesak ya mangga lah kita masih akan terima," tambahnya.
 
Didin mengungkapkan bahwa biasanya bagi yang berusia 17 tahun sangat menginginkan mempunyai KTP. Menurutnya kondisi saat ini masih sulit untuk pencetakan KTP karena Blanko KTP Bandung kosong.
 
"Kemudian yang perekaman juga, kan kadang-kadang orang itu, terutama yang masuk 17 tahun itu sangat mengharapkan KTP. Karena untuk membuat SIM, membuat rekening, dan sebagainya. Apalagi mereka menganggap itu (KTP) hadiah ulang tahun, suka mendesak ke saya juga. Bisa dibikin atau tidak, kalau sekarang ya gak bisa," katanya.
 
Menurut Didin, pembuatan KTP bisa dilakukan kalau misalnya ada urusan mendesak. Kata dia, hal mendesak tersebut seperti urusan ke bank dan lain-lain.
 
 
"Kalau mendesaknya bukan untuk dinas mah, hanya karena hadiah ulang tahun, gitu mah ya jangan dulu lah, da sama aja. Tapi yg mendesak kaya ke bank, harus bikin pasport, yang kaya gitu mah kasihan juga," ucap Didin.
 
"Tapi kalau misalkan insidentil untuk ngasih hadiah ulang tahun mah, nanti dulu lah gampang, atau membuat SIM, ngke dulu lah gampang, bisa ditunda. Tapi urusan ke Bank, urusan ke BPJS, itu mah kan harus," tambahnya.
 
Ketika disinggung akan memberikan surat keterangan bagi yang ingin membuat KTP, Didin menjelaskan hal tersebut akan menyesuaikan dengan kebijakan dari Kepala Disdukcapil Kota Bandung.
 
"Akan siap membuat surat keterangan kalau memang dibolehkan dari sananya. Kalau misalkan pak kadisdukcapil mengintruksikan mendelagasikan melalui semacam suket lagi, toh kita juga sudah ada datanya. Hanya tidak bisa di cetak aja, datanya sudah ada, perekamannya ada, kenapa tidak, kita langsung kasih saja," ungkapnya.
 
"Tapi kalau datanya tidak ada mah, ya tidak akan kita kasih, karena kita semuanya sesuai database. kalau mendesak pisan, kalau dibolehkan, kita akan gunakan itu," imbuhnya.
 
Di lain pihak, Kecamatan Bojongloa Kaler tidak memiliki kendala dengan ketersediaan blanko KTP. 
 
Camat Bojongloa Kaler, Ati Sutarsa mengatakan, persoalan justru ada di perekaman. Perangkat keras untuk merekam mengalami kerusakan.
 
 
"Blanko di kita masih aman terkendali, tapi perekaman ada masalah sedikit. Komputer rusak, dan kita sudah sampaikan ke Disdukcapil juga," terang Ayi saat dihubungi terpisah.
 
Meski Blanko KTP Bandung kosong, secara umum pelayanan e-KTP tidak mengalami kendala serius dan masih teratasi.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X