ATSDI Minta Pemerintah Atur Kejelasan Aktivitas Ruang Digital Media Sosial

- Jumat, 19 November 2021 | 19:01 WIB
Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) mendorong pemerintah untuk mengatur ruang digital terutama sosial media. (Pxhere/mohamed hassan)
Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) mendorong pemerintah untuk mengatur ruang digital terutama sosial media. (Pxhere/mohamed hassan)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM — Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) mendorong pemerintah untuk mengatur ruang digital terutama media sosial.

Ketua Umum ATDSI Eris Munandar mengatakan, saat ini semua orang sedang berada dalam ruang digital tanpa batas.

Namun terdapat sejumlah dampak negatif yang perlu diwaspadai ketika masyarakat beraktivitas di ruang digital.

Salah satu contohnya adalah kejahatan digital, konten pornografi melalui media sosial maupun hal lainnya.

"Kami berharap pemerintah bisa membuat regulasi yang jelas. Jangan sekadar take down. Tapi belum ada yang menyelesaikan sumber masalahnya," ujar Eris saat Konsolidasi Forum Komunikasi Puspa di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat, 19 November 2021.

Baca Juga: Jaringan Fiber Optik Belum Masuk 45 Desa di KBB, Internet Lemot Sulit Rekapitulasi Online

Regulasi merupakan salah satu cara untuk mengatur ruang-ruang digital, terutama sosial media yang menjadi penyumbang dampak negatif dari ruang digital, seperti konten berbau pornografi, tidak ramah anak, berita hoaks, dan lainnya.

Walaupun telah ada Undang-undang ITE, namun tidak menyelesaikan masalah.

Baca Juga: Ini Pentingnya Melek Literasi Digital bagi Masyarakat

"Negara lain bisa mengawasi jutaan akun dan memisahkan mana media penyiaran mana media lainnya," ujarnya.

Dengan mengatur aktivitas ruang digital terutama media sosial, kata Eris, bisa menyelamatkan anak dari pengaruh buruk penggunaan internet di kemudian hari. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perbedaan SPBU, Pertashop, dan Pertamini

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:59 WIB
X