Kota Cimahi Bakal Pakai Angka Pertumbuhan Inflasi Tentukan UMK 2022

- Kamis, 18 November 2021 | 13:00 WIB
Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Rabu, 17 November 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Rabu, 17 November 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Cimahi mempertimbangkan memakai skema laju pertumbuhan inflasi dalam menentukan UMK Cimahi 2022. Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan disebutkan, skema tersebut bisa diambil. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi, Yanuar Taufik mengatakan melihat skema penghitungan upah, kemungkinan di Kota Cimahi akan merujuk pada laju inflasi. Artinya, upah di Kota Cimahi tahun 2022 akan mengalami kenaikan.

"Berdasarkan inflasi, karena kalau pertumbuhan ekonomi berkurang dari sebelumnya. Itu ada kenaikan (upah) dibandingkan wilayah Bandung Raya lainnya," kata Yanuar saat dihubungi, Kamis 18 November 2021. 

Baca Juga: Buruh Cimahi Siap Mogok Sepekan, Minta UMK 2022 Naik 10%

Namun untuk besaran kenaikannya, kata dia, tetap harus menunggu hasil rapat pleno Dewan Pengupahan Kota Cimahi yang nantinya diusulkan kepada Gubernur Jawa Barat yang berwenang untuk memberikan keputusan UMK Tahun 2022.

"Kita mengacu konsumsi per kapita ya lebih tinggi daripada daerah lainnya di Bandung Raya. Tapi tetap kita harus menunggu. Bagaimana hasilnya mudah-mudahan gak ada yang diberatkan dan dirugikan, semua pihak bisa menerima," kata dia.

Diakui Yanuar, kondisi industri di Kota Cimahi saat ini perlahan mulai pulih. Namun, kata dia, harga bahan baku juga mulai naik sehingga memberatkan para pengusaha.

"Kondisinya walau ekonomi tumbuh tapi bahan bakunya juga naik dan itu jadi hambatan," sebutnya.

Sebelumnya, Buruh di Kota Cimahi meminta Pemkot Cimahi untuk mengabaikan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang menjadi dasar penghitungan upah tahun 2022. Buruh meminta UMK Cimahi 2021 tahun depan tetap naik 10%.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ODGJ dan Disabilitas Cimahi Bakal Dibuatkan KTP

Selasa, 30 November 2021 | 17:24 WIB
X