Perjalanan Suyanto, Anak Petani yang Menjadi Ilmuwan Paling Berpengaruh di Dunia

- Senin, 15 November 2021 | 06:30 WIB
Suyanto merupakan seorang dosen Fakultas Informatika Telkom Universiti yang melakukan penelitian dalam bidang Artificial Intellegence (AI)/Ayobandung.com (Mildan Dasamuka)/ (Mildan Dasamuka)
Suyanto merupakan seorang dosen Fakultas Informatika Telkom Universiti yang melakukan penelitian dalam bidang Artificial Intellegence (AI)/Ayobandung.com (Mildan Dasamuka)/ (Mildan Dasamuka)

Pada waktu itu, ketika di Indoensia masih memiliki jaringan 2.5, di Swedia justru hampir menerapkan jaringan 4G. Bahkan video sudah ditonton menggunakan telepon genggam. Dari pengalaman itulah, Suyanto berkeyakinan jika video akan membanjiri dunia maya.

Baca Juga: Kasus Covid Kabupaten Bandung Turun

Keyakinan tersebut menjadi kenyataan saat ini. Bahkan hampir 80% dunia maya dibanjiri oleh video saat ini, khususnya di sosial media.

Sejak saat itu, Suyanto terus melakukan riset mengenai video dan AI. Sebanyak 93 karya ilmiah dibuatnya hingga sekarang. Sebagian besarnya berkaitan dengan AI.

Jurnal-jurnal ilmiah internasional yang dibuatnya tersebut terindeks oleh Scopus. Sehingga dia dinobatkan sebagai top 2% ilmuwan paling berpengaruh di dunia yang dikeluarkan oleh Stanford University dan Elsevier BV pada pertengahan 2021.

Sebagian besar jurnal ilmiah yang ditulisnya tersebut berkaitan dengan Machine Learning dengan spesifikasi penggunaan teknik komputasi untuk bidang linguistik bahasa Indonesia.

Baca Juga: Antisipasi Banjir Susulan ke SMAN 1 Lembang, Saluran Air Sementara Dibuat

Suyanto menjelaskan, machine learning yang sedang dikembangkan oleh dirinya adalah mengenali data dari video yang diunggah di internet, khsusunya yang berbahasa Indoensia. Sehingga, bisa diketahui isi yang dibahas dalam video tersebut tanpa harus menontonya.

Prinsipnya adalah melakukan penambangan data video dari internet, kemudian komputer akan menyimpulkan bahasan dalam video di internet tersebut. Penelitian yang dilakukan oleh Suyanto akan berpengaruh besar di kemudian hari. Dengan mengetahui isi dari miliaran video di internet tanpa harus menontonnya, maka bisa mengetahui yang dibutuhkan masyarakat setelah data diolah.

Salah satu contohnya adalah perusahaan akan dimudahkan mengeluarkan sebuah produk ketika mengetahui yang dibutuhkan oleh sebagian besar konsumen, melalui video yang diunggah oleh masyarakat di internet.

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X