Industri Garmen di Cimahi Mulai Bergeliat, 1 Tahun Dihantam Pandemi Covid-19

- Jumat, 5 November 2021 | 19:05 WIB
[Ilustrasi pegawai pabrik garmen] Satu tahun lebih Pandemi Covid-19 memporak-porandakan sektor ekonomi. PPKM membuat roda ekonomi bergerak sangat lamban.  (Ayobandung.com/Irfan Alfaritsi)
[Ilustrasi pegawai pabrik garmen] Satu tahun lebih Pandemi Covid-19 memporak-porandakan sektor ekonomi. PPKM membuat roda ekonomi bergerak sangat lamban. (Ayobandung.com/Irfan Alfaritsi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM — Satu tahun lebih Pandemi Covid-19 memporak-porandakan sektor ekonomi. PPKM membuat roda ekonomi bergerak sangat lamban. 

Namun, di tahun kedua ini, beberapa sektor industri mulai kembali bangkit. Di kota Cimahi, contohnya, industri garmen dan tekstil terlihat mulai bergeliat. Hal itu berbarengan dengan pelonggaran PPKM level 2. 

"Bisa dibilang untuk order-order ekspor mulai April 2021 mulai pulih kembali. Buyer yang sebelumnya di-hold mulai bergeliat masuk lagi kita," kata Bagian Sistem dan Logistik PT Sansan Saudaratex, Woro Sinta, Jumat 5 November 2021. 

Namun, kata dia, geliat ekspor produk lokal dalam negeri untuk saat ini terkendala dengan penyebrangan, lantara para pengusaha sulit untuk mendapatkan box container.

"Kita belum bisa ekpsor karena masalahnya terkendala dengan kapal container masih susah didapat. Ini juga jadi PR dari pemerintah dan Bea Cukai untuk bagaimana kapal ini bisa cepet dapat," ungkap Woro.

Woro mengakui, pandemi Covid-19 yang mewabah sejak tahun lalu sempat membuat aktivitas produksi dan ekspor terganggu. Para buyer dari luar negeri menahan diri untuk memesan produk ketika itu.

Untuk mempertahankan usahanya, industri tekstil dan garmen seperti PT Sansan Saudaratex pun mulai memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker dan baju hazmat.

"Produksi juga merosot tapi tidak sampai terlalu besar. Kemarin ketika kita mengerjakan APD dan masker, maka kami masuk pada prioritas critical. Jadi anak-anak masih bisa dipertahankan," jelas Woro.

Bahkan kini, masker produksi asli Kota Cimahi sendiri sudah bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sudah diekspor ke berbagai negara. Selain itu, produk lain, seperti baju anak-anak, juga sudah dikirim ke berbagai negara.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kronologi Kasus Omicron Pertama di Cimahi, Pasien ART

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:44 WIB

Pegawai BPK Jabar Gadungan Tipu Korban Ratusan Juta

Selasa, 11 Januari 2022 | 17:27 WIB
X